Equator Ciayow TTT 2021 merupakan ajang latihan bersama cyclist Jakarta dan Kalbar. (Foto: istimewa)
Equator Ciayow TTT 2021 merupakan ajang latihan bersama cyclist Jakarta dan Kalbar. (Foto: istimewa)

Equator Ciayow TTT Pontianak, Ajang Latihan Bersama Cyclist

Ngopibareng.id Gowes Bareng 19 January 2021 08:56 WIB

Meskipun pandemi Covid-19 belum juga usai, tetapi semangat dan antusiasme cyclist untuk berkompetisi terus membuncah tinggi. Mewadahi itu, Darmadi, bos Ponti Wijaya Racing bersama Johny Van Aert mengadakan latihan bersama (latber) antar cyclist. Nama eventnya Equator Ciayow Team Time Trial 2021.

“Ini bukan lomba, ini hanya latihan bersama. Kebetulan ada 128 cyclist ikut serta dalam latber ini. Terjauh ada peserta dari Singkawang, dan Kelapa Gading Bikers dari Jakarta,” jelas Johny, ketua pelaksana latber ini.

 

Johny van Aert Ketua Pelaksana Equator Ciayow TTT 2021Johny van Aert, Ketua Pelaksana Equator Ciayow TTT 2021.

Selama dua hari, 16–17 Januari balapan ini diadakan di jalan arteri Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Satu putaran sirkuit model kapsul ini 17,5 km.

Untuk kelas Women Hobby, peserta harus menaklukkan dua lap sepanjang 34,9 km. Lantas kelas Men Hobby harus menempuh jarak 52,35 km. Dan terakhir, kelas Men Elite, seluruh peserta harus mengitari sirkuit sejauh 69,8 km.

Memang sengaja, latber ini hanya khusus untuk Team Time Trial (TTT) karena Darmadi dan Johny ingin berbeda dengan latber lainnya. “Biasanya yang ramai kelas road race. Dan itu bersifat individual sekali. Kita harus beda, makanya kita fokus di permainan balap sepeda dengan tim,” tutur Darmadi.

Tim Panther Aurora Pontianak Foto IstimewaTim Panther Aurora Pontianak. (Foto: Istimewa)
Tim MHP Pontianak Foto IstimewaTim MHP Pontianak. (Foto: Istimewa)
Roy Aldrie Widhyanto bersama timnya mengikuti kelas Men Hobby saat latihan bersama di Pontianak Foto IstimewaRoy Aldrie Widhyanto bersama timnya mengikuti kelas Men Hobby saat latihan bersama di Pontianak. (Foto: Istimewa)

Meskipun hanya satu cabang, TTT tapi tetap dibagi menjadi tiga kelas. Tercatat ada 10 tim yang terdiri dari dua orang untuk kelas Women Hobby.

Sedangkan kelas Men Hobby diikuti oleh 17 tim yang terdiri dari 4 cyclist. Sedangkan kelas paling bergengsi, Men Elite diikuti oleh 10 tim yang terdiri dari 4 cyclist.

Kelapa Gading Bikers (KGB) Jakarta mengirimkan lima tim ke Pontianak. Di kelas paling bergengsi, Men Elite, KGB berhasil menjadi juara satu. Dealton dan kawan-kawan ini berhasil menyelesaikan 4 lap itu dalam waktu 1 jam 23 menit 55 detik. Dan berhak mendapatkan piala bergilir yang diserahkan oleh Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

Tim ini unggul 16 detik daripada tim tuan rumah Panther Aurora Pontianak yang terdiri dari Bernard van Aert, Zulkifli, Fito BP, dan Yogi. “Kendala terbesar adalah angin yang sangat kencang dari samping. Tapi tim kami yang terdiri dari saya, Fajar Surya Hadi Wijaya, Kevin Dani Maula, dan Daniel Purwanto ini sangat kompak dan memiliki power yang sama. Sehingga relatif tidak masalah,” bangga Dealton Nur Arif Prayogo.

Roy Aldrie Widhyanto, manajer tim KGB mendaulat Fajar untuk selalu berada di depan memimpin rombongan ketika mau memasuki tikungan.

“Karena Fajar memiliki power yang besar sehingga mumpuni untuk membuat interval sesaat setelah keluar tikungan. Berguna untuk mempertahankan konsistensi kecepatan rata-rata. Dan teman lainnya tinggal mengikuti saja dan harus menjaga kestabilan kecepatan,” tutur Roy yang membanggakan average speed Men Elite ini 49,9 km/jam.

Tim KGB Men Elite Foto IstimewaTim KGB Men Elite. (Foto: Istimewa)
Darmadi Ponti Wijaya Racing kiri bersama Roy Aldrie Widhyanto KGB Jakarta Foto IstimewaDarmadi Ponti Wijaya Racing (kiri) bersama Roy Aldrie Widhyanto (KGB Jakarta). (Foto: Istimewa)

Tempat ketiga terpaut 2 menit 55 detik diduduki oleh Ponti Wijaya Racing. Tim asuhan Darmadi ini beranggotakan Nur Ikhsan, Bentar Sari, Andi Saputra dan Muhammad Maulana.

Tak hanya binaannya yang memenangkan kelas Men Elite. Roy bersama M. Reihan, dan Rizal Arya berhasil menjadi juara satu di kelas Men Hobby. Mereka menyelesaikan 52,35 km dalam waktu 1 jam 6 menit 33 detik.

Peringkat kedua ditempati oleh MHP Pontianak yang beranggotakan Seng An, Ricky, Andy, dan Rio. Tim ini terpaut 3 menit 26 detik. Lantas posisi ketiga direbut oleh Suwandra, Sugianto, Gunawan dan Darmadi dari Ponti Wijaya Racing. Terpaut 4 menit 36 detik.

Sedangkan kelas Women Hobby dikuasai oleh Fian Khairunisa dan Merry Zheng. Juga dari KGB-MHP. Mereka memerlukan waktu 50 menit 48 detik untuk menyelesaikan trek sepanjang 34,9 km itu.

Roy mengaku sangat puas dengan performa tim binaannya ini. “Kita kangen latihan balapan seperti ini dan meskipun banyak kendala berangkat ke Pontianak ini tapi kami terus berlatih serius dan persiapan sebulan terakhir formasinya adalah formasi Men Elite itu,” tutur pria yang mengacungi jempol atas kinerja panitia Equator Ciayow Team Time Trial 2021.

Latihan bersama yang disponsori oleh Bank Kalbar, Ciayow, Anzon Toyota, BCA, Herbamojo, MP, Gemilang, PE, Strive, Trek, dan Jaya bike ini rencananya akan diadakan setiap tahun.

“Kami ingin membuat acara ini tahunan dan menjadi salah satu sport tourism untuk Kalbar,” tutup Johny dan Darmadi. 

Hasil Latihan Bersama Equator Ciayow Team Time Trial 2021

Men Elite

  1. KGB Jakarta
  2. Panther Aurora Pontianak
  3. Ponti Wijaya Racing

Men Hobby

  1. KGB A Jakarta
  2. MHP Pontianak
  3. Ponti Wijaya Racing

Women Hobby

  1. KGB – MHP
  2. PWR ISSI kota Pontianak
  3. Hummingbirds Pontianak

Penulis : Yudy Hananta

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

07 Mar 2021 15:21 WIB

Ketum Demokrat Versi KLB, Intip Harta Moeldoko

Politik

KLB Demokrat kisah mantan Jenderal kudeta mantan Mayor.

07 Mar 2021 15:09 WIB

Ibu Felicia Tissue Ungkap Janji Kaesang Menikah Desember 2020

Gosip Artis

Ibu Felicia Tissue tak terima anaknya batal menikah.

07 Mar 2021 14:49 WIB

Sinopsis Unstoppable: Aksi Mantan Mafia Menyelamatkan Istrinya

Film

Film Korea Selatan (K-Movie) Unstoppable akan tayang malam ini.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...