dokter Muhammad S Niam, di ruang tugasnya. (Foto: Aku fb m s niam)
dokter Muhammad S Niam, di ruang tugasnya. (Foto: Aku fb m s niam)

Empat Bulan Tak Buang Air Besar, Nasihat Dokter Ini Bikin Kejutan

Ngopibareng.id Humor Sufi 25 April 2020 07:23 WIB

Bagi dokter Muhammad S Niam, bertugas di RSUD Saiful Anwar Kota Malang, menghadapi pasien kerap dijumpai kelucuan-kelucuan.

Santri yang dokter, putra KH Masduqi Mahfudz (almaghfurlah), Pendiri Pesantren Nurul Huda Mergosono Malang ini berkisah tentang "Nasihatku buat Pasien" berikut:

Ada juga pasien yang memaksa ingin dioperasi. .

“Dokter, saya sudah 4 bulan tidak bisa buang air besar. Perut terasa keras.”

Saya amati hasil foto polos perutnya.

“Berdasarkan hasil foto ini, seluruh usus Bapak penuh dengan kotoran yang mengeras.”

Lantas saya jelaskan penyebab-penyebab dan bagaimana pengobatannya.

“Kalau dengan obat-obatan saja seperti itu pasti membutuhkan waktu lama. Saya sudah tidak tahan," keluh si pasien.

“Bapak mengalami ini sudah 4 bulan, kok diobati dalam beberapa hari saja bilang tidak tahan. Kalau mau langsung seketika terasa, ya makan sambal.”

“Langsung seketika sembuh, Dokter?”

Wajah pasien dan istrinya tampak berbinar-binar.

“Ya tidak. Makan sambal ya langsung seketika terasa pedas.”

“Kalau begitu dioperasi saja-lah, Dok.”

“Lho, tidak semua penyakit bisa disembuhkan dengan operasi. Kalau ayam atau kambing gampang. Dibelah ususnya kemudian dikeluarkan semua isinya lalu dicuci bersih.”

“Bagaimana kalau usus saya dibelah seperti itu saja biar bersih?.”
“Maaf, saya tidak mau melakukannya.”

“Kenapa, Dok?”

“Karena ayam dan kambing disembelih dulu sebelum dibelah ususnya.”
Wajah mereka menampakkan penyesalan atas pikiran konyolnya sekaligus geli mendengar jawaban saya. Hehehe...

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

30 Nov 2020 15:16 WIB

Di Banyuwangi Ada Destinasi Wisata Kebangsaan

Destinasi

Di sini ada air terjun yang indah.

30 Nov 2020 15:10 WIB

15 ASN Reaktif, Pemkot Malang Terapkan WFH

Rek, Ojok Angel Tuturane

Hasil dua kali rapid test 15 ASN Pemkot Malang dinyatakan reaktif.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...