Emil Masih Rahasiakan Analisis dan Evaluasi Kerja

20 May 2019 07:07 Jawa Timur

Jelang 99 hari kerja pertama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak merahasiakan tentang analisis dan evaluasi kerja selama memimpin Jatim bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Emil yang pada hari ini 20 Mei 2019 genap berusia 35 tahun mengatakan akan ada waktunya untuk memaparkan apa yang terjadi selama dirinya dan Khofifah memimpin Jatim di 99 hari kerja pertama.

"Kita sekarang sudah menuju ke 99 hari pertama jadi kayaknya akan kurang seru kalau saya paparkan sekarang,” ucapnya.

Emil menjelaskan dirinya masih enggan memaparkan karena dalam beberapa hari kedepan gubernur akan mengadakan pertemuan dengan jajaran pemerintah provinsi termasuk mengundang para wartawan untuk menjelaskan bagaimana 99 hari kerja berjalan.
“Nanti kita akan adakan acara, saya dan Bu Khofifah mengajak teman-teman termasuk media berkumpul untuk menjelaskan bagaimana 99 hari ini berjalan,” beber Emil.

Saat ditanya kapan acara tersebut digelar, Mantan Bupati Trenggalek tersebut menjanjikan sekitar akhir bulan ini. Lalu Emil menyampaikan ada beberapa program yang sifatnya langsung di eksekusi dan ada yang perlu di uji coba.

“Saya perlu menyampaikan bahwa ada beberapa program kegiatan yang ada di tahap awal saya menjalankan pemerintahan itu sifatnya langsung melakukan suatu tindakan. Salah satunya program Pendidikan Gratis dan Berkualitas (TisTas) merupakan hasil dari penganggaran yang dibahas bersama antara saya Bu Khofifah, Pakde Karwo dan Gus Ipul tahun lalu,” jelasnya.

Emil menyebut bila program TisTas sudah teranggarkan lalu Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis (Juklak Juknis) sudah tersiapkan. Sementara ada program adopsi Sungai Brantas yang sudah mulai menjajaki sebuah kerangka kerja sama dengan industri yang berada di sekitar sungai tersebut.

Suami Arumi Bachsin tersebut kemudian menambahkan bila program seperti Milenial Job Center dan pembangunan kawasan Selatan merupakan pembangunan yang tidak secara instan bisa diterapkan.

“MJC dan pembangunan kawasan Selatan kan tidak bisa langsung jadi dan diterapkan dengan cepat. Ada prosesnya,” pungkasnya. (faq)