Ehm...Maknyusnya Beringin Elok di Pasar Anyar Bogor

28 Apr 2018 20:47 Suedep Tenan

Berburu kuliner enak bisa dilakukan di setiap pasar tradisional. Caranya cukup dengan bertanya ke sejumlah pedagang. Jika mereka menyebut tempat makan yang sama, jangan ragu mencobanya. Ini yang dialami Ajar Edy, seorang profesional muda.

Jika melawat ke sebuah kota, jangan lupa mampir ke pasar tradisionalnya. Anda pasti akan menemukan beragam warung makan yang enak.

Warung kecil tanpa hinggar bingar publikasi. Tapi mereka tetap bersemangat mereproduksi kelezatan dalam senyap.

Bagaimana cara menemukan mereka? Gampang. Cukup tanya ke tiga atau dua pedagang.

Jika mereka menyebutkan nama warung yang sama, jangan ragu. Langkahkan kaki ke sana. Dijamin, perburuan ke “harta karun” mendekati akhir.

Siang ini saya menemukan salah satunya. Warung Padang Beringin Elok di Pasar Anyar Bogor. Letaknya agak dalam.

Tapi saat melihat menunya. Saya yakin, perburuan ini pasti terbayar. Lunas.

Setelah menyapu deretan menu nan menggoda, saya akhirnya meminang gulai kepala ikan Tenggiri.

Rasanya enak. Daging ikan ini gurih dan segar. Saya mencecap manis alami daging ikan. Gulainya sederhana, lembut dan ringan.

Randang. Jadi menu kedua yang saya coba. Enak. Tekstur dagingnya masih terasa, bumbunya unik. Walau pekat, di lidah dia ringan tercecap.

Jaring. Jengkol. Dia jadi menu ketiga yang saya coba. Gulainya lebih ringan dari gulai kepala. Kriuknya ada. Pas ini.

Karena berjualan di pasar, sang pemilik warung pasti gampang menemukan pasokan bahan-bahan terbaik.

Memang, harganya sedikit di atas rata-rata. Saya jadi ingat jawaban pedagang ayam. “Enak Mas, tapi agak mahal,” ucapnya sambil senyum. Tapi harga sepadan dengan rasanya.

Saat saya tanya sudah berapa lama jualan? Seorang pelanggan di depan saya menyahut. “Lebih tiga puluh tahun,” jawabnya.

Saat kelas empat SD, dia sudah diajak ayahnya makan di warung ini. “Umur saya sudah empatpuluh tahun lebih,” tambahnya.

Saya lirik, dia tampak nikmat mengunyah gulai cumi. “Tamboh ciek,” serunya kepada pelayan meminta tambahan nasi diguyur kuah dan sambal.