Dukung Peran Guru di Era Digitalisasi

14 Jun 2019 07:00 Ngopibareng Pasuruan

Guru adalah pahlawan pencerdas bangsa. Itulah kata singkat yang diucapkan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf saat berhalal bihalal dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pasuruan, di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kamis 13 Juni 2019.

“Meski bukan hari guru, saya sangat berterima kasih untuk semua jasa para guru yang telah mencerdaskan anak-anak kita semua. Meski sudah tidak ada lagi istilah guru tanpa tanda jasa, tapi guru adalah pahlawan pencerdas bangsa,” tuturnya.

Di era digitalisasi seperti sekarang, guru dihadapkan banyak tantangan. Mulai dari tingkah laku anak, kondisi geografis hingga kemajuan teknologi itu sendiri. Oleh karenanya, program Wak Muqidin (Wayahe Kumpul Mbangun TPQ dan Madin) sangat membantu untuk menyempurnakan tujuan pendidikan yang termaktub dalam Undang-Undang Dasar 1945.

“Tujuan pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka dari itu, program Wak Muqidin akan terus kita sosialisasikan hingga masuk ke semua lini masyarakat,” imbuhnya.

Program Wak Muqidin, kata Irsyad Yusuf, sangat penting untuk membentengi anak terhadap dampak buruknya kemajuan teknologi. Serta memperbaiki perilaku anak dan moral anak yang terus terdegradasi.

“Pendidikan di Kabupaten Pasuruan yang penuh dengan tantangan dan masalah di dalam menghadapi era digital. Kita siapkan Wak Muqidin yang khusus untuk membentengi dari era digitalisasi, karena kita tahu bahwa saat ini semakin banyak menurunnya degradasi akhlaq atau moral. Kita ingin perilaku hormat terhadap guru, orang tua, saling menyayangi sesama kembali seperti semula,” ujar Irsyad Yusuf.

Hanya saja, untuk membentuk perilaku anak yang berakhlaqul karimah, perlu adanya kekompakan semua pihak. Mulai dari Pemerintah, Dewan Pendidikan, Ormas, LSM, ulama, tokoh masyarakat hingga orang tua.

“Kita keroyok bareng-bareng. Saya mohon dewan pendidikan untuk evaluasi program yang kita laksanakan, agar berjalan efektif dan efisien Dengan anggaran yang tidak terlalu banyak, tapi outcome nya yang bisa maksimal. Selalu diberikan keselamatan dan kesejahteraan, terima kasih atas kekompakannya,” tandasnya. (emil)

Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini