Cuplikan video musik Keke Bukan Boneka. (Foto: YouTube Rahmawati Kekeyi Putri Cantikka)

Dugaan Plagiat Lagu Keke Bukan Boneka

Musik 05 June 2020 00:13 WIB

Lagu Keke Bukan Boneka milik selebgram Rahmawati Kekeyi trending nomor satu di YouTube. Video yang diunggah sejak 28 Mei 2020 itu jumlah penontonnya mencapai 18.606.976 views.

Video musik ini di luar dugaan mengalahkan duet Idol K-Pop populer BLACKPINK dengan Lady Gaga berjudul Sour Candy. Musik video ini diunggah pada waktu yang sama dengan Keke Bukan Boneka.

Namun, Kekeyi kini dihadapkan pada tudingan pelanggaran hak cipta setelah lagu Keke Bukan Boneka dianggap mirip dengan lagu Aku Bukan Boneka milik penyanyi jebolan Indonesian Idol, Rinni Wulandari pada 2008 silam.

Dikutip dari kanal YouTube Rahmawati Kekeyi Putri Cantikka yang memiliki 854.000 subscribers, lagu berjudul Keke Bukan Boneka diciptakan Kekeyi. Dia juga menulis liriknya sendiri. Sedangkan arranger musik garapan Studi 86 Record.

Pengamat musik Indonesia, Bens Leo mengomentari lagu kontroversial Keke Bukan Boneka. Menurut Bens, aksi Kekeyi mengemas ulang lagu tersebut sudah masuk kategori pelanggaran hak cipta.

"Ini kita sebetulnya prihatin sekali terhadap beberapa hal yang berkaitan lagu mirip dan kebiasaan untuk mengcover lagu orang lain tanpa seizin penciptanya, dan kemiripan ini sebetulnya menjurus pada pelanggaran hak cipta," ujarnya.

Bens Leo menilai, lagu Keke Bukan Boneka sangat mirip dengan Aku Bukan Boneka yang dipopulerkan Rinni Wulandari. Sehingga Kekeyi bisa saja dikenakan pelanggaran hak cipta karena membawakan lagu tersebut untuk kepentingan komersil.

"Rahmawati Kekeyi ini mengunggah sebuah lagu judulnya Keke Bukan Boneka yang itu ternyata mirip sekali dengan lagu Aku Bukan Boneka yang sudah dinyanyikan sama Rinni Wulandari pada 2008," jelas dia.

Ditambah lagi, kata Bens Leo, Kekeyi tidak mencantumkan pencipta lagu Keke Bukan Boneka dalam video klip yang viral di YouTube.

Dalam Undang-undang No 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta memberikan sinyal bahwa pencipta lagu memiliki hak yang sangat personal.

Bens Leo menegaskan, hak personal menempel pada pencipta lagu tersebut sampai 70 tahun setelah dia meninggal dunia.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

06 Aug 2020 21:16 WIB

Ini Cerita Bacabup Banyuwangi Sampai Dinyatakan Positif Covid-19

Jawa Timur

Ini Cerita Bacabup Banyuwangi Sampai Dinyatakan Positif Covid-19

06 Aug 2020 20:55 WIB

Jelang Pilkada, DPRD Desak Eri Cahyadi Tentukan Sikap Politik

Pilkada

Jika maju, Eri diminta mundur dari ASN.

06 Aug 2020 20:35 WIB

Camat Tambaksari Manfaatkan Pendopo Kantor untuk Sekolah Daring

Surabaya

Fasilitas wifi untuk warga yang mengaku kesulitan saat sekolah daring.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...