Pangeran Khalid bin Salman, Dubes Arab Saudi di Washington, saudara kandung putera mahkota Mohammad bin Salman. (Foto:AFP)

Dubes Saudi Kembali ke Washington Sejak Pembunuhan Khashoggi

Internasional 06 December 2018 17:49 WIB

Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serika (AS) Khalid bin Salman, saudara putra mahkota, telah kembali ke Washington setelah meninggalkan ibu kota AS pascapembunuhan wartawan Jamal Khashoggi, kata seorang pejabat pada Rabu kemarin.

" Yang Mulia Duta Besar berada di Washington," kata juru bicara kedutaan Fatimah Baeshen kepada AFP.

Diplomat itu kembali ke Riyadh pada awal Oktober tidak lama setelah pembunuhan wartawan pembangkang Saudi di konsulat kerajaan tersebut di Istanbul, Turki.

Pada saat itu, Kementerian Luar Negeri AS mengatakan akan menggali informasi darinya mengenai insiden itu setibanya kembali ke AS.

Duta besar Khalid merupakan saudara laki-laki dari Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang diduga menjadi dalang dalam pembunuhan yang menjadi pusat kontroversi yang memanas di AS dan di penjuru dunia.

Dua senator utama Partai Republik pada Selasa mengatakan bahwa penjelasan direktur CIA Gina Haspel hanya memperkuat keyakinan mereka bila Putra Mohammed berada di balik kejahatan itu - tuduhan yang dia bantah.

Menurut laporan media AS, CIA memiliki bukti bahwa Putra Khalid berbicara dengan Khashoggi sebelum kematiannya dan meyakinkannya bahwa dia dapat mengunjungi konsulat, tempat yang akan dia datangi untuk mendapatkan dokumen yang dia butuhkan guna menikahi tunangannya yang berasal dari Turki, tanpa risiko apa pun untuk dirinya sendiri.

Di sisi lain, Pangeran Khalid membantah apa yang dia sebut sebagai "tuduhan serius."(ma/wy)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

03 Oct 2019 07:55 WIB

Lima Rumor Terkait Tragedi Pembunuhan Khashoggi

Internasional

Setahun tragedi pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Kashoggi masih misteri.

17 May 2019 14:46 WIB

Tunangan Jamal Khashoggi Kecam Pemerintah AS

Internasional

Tunangan wartawan Arab Saudi yang dibunuh Jamal Khashoggi pada Kamis kemarin mengecam pemerintah AS pimpinan Presiden Donald Trump.

08 Feb 2019 11:25 WIB

Mohammed bin Salman Pernah Sebut Peluru untuk Jamal Khasshogi

Internasional

Ada informasi baru mengenai kasus dibunuhnya wartawan Arab Saudi Jamal Khasshogi.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.