Desain kapal Katopo yang memanfaarkan energi ombak. (Foto:istimewa)
Desain kapal Katopo yang memanfaarkan energi ombak. (Foto:istimewa)

Dua Mahasiswa ITS Gagas Kapal Jukung Berenergi Ombak

Ngopibareng.id Teknologi dan Inovasi 21 December 2020 17:30 WIB

Dua mahasiswa Departemen Teknik Infrastruktur Sipil ITS berhasil menggagas sebuah kapal jukung ramah lingkungan dengan memanfaatkan energi ombak laut. Mereka adalah Ayunda Iga Indraswari dan Muhammad Arif Billah. Keduanya membuat inovasi kapal tenaga ombak yang diberi nama Katopo.

“Nama ini memiliki kepanjangan yaitu kapal dengan sumber energi PLTO-Naga Air dan Sel Photovoltaic,” ungkap Ayunda, Senin, 21 Desember 2020.

Ayunda menjelaskan bahwa inovasi memanfaatkan energi ombak laut sebagai energi penggerak kapal yang sistemnya diintegrasikan pada cadik. Pembangkit listrik tenaga ombak (PLTO) ini menggunakan sistem terapung yang ditambat dan terdiri dari beberapa struktur yang saling bersambungan berbentuk silinder terapung (ponton) dengan penyambung fleksibel (batang hidrolik).

Berangkat dari perilaku nelayan yang sering membuang sisa-sisa bahan bakar juga sangat berpotensi menyebabkan pencemaran, sehingga menurunkan kualitas perairan di pelabuhan.

Arif dan Ayunda saat menunjukan inovasi kapal Katoponya FotoistimewaArif dan Ayunda saat menunjukan inovasi kapal Katoponya. (Foto:istimewa)

Hal ini membuat Ayunda dan Arif berfikir untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan yang ditimbulkan dari pembuangan minyak ke laut.

"Yakni dengan mengganti kapal berbahan bakar BBM dengan kapal berenergi ombak laut, karena tidak berdampak buruk bagi lingkungan,” terang Ayunda.

Katopo yang memanfaatkan energi ombak laut sebagai penggerak kapal memiliki tinggi dan periode gelombang tidak tetap. Sehingga mereka mengkombinasikannya dengan energi surya. Diawali dengan energi dari ombak diubah menjadi energi listrik dan disimpan di dalam baterai atau aki.

"Kemudian, sel surya pada bagian atap kapal juga akan menghasilkan energi tambahan pada mesin sehingga dapat dimanfaatkan sebagai penggerak motor kapal nelayan," imbuhnya.

Berkat inovasi yang dinilai bermanfaat bagi lingkungan ini, kedua mahasiswa ini telah berhasil mendapat pengakuan sebagai jawara di kompetisi esai yang diselenggarakan UPN Veteran Jawa Timur, bebrapa waktu lalu.

Mereka menulis sebuah esai berjudul Katopo: Inovasi Kapal Jukung Ramah Lingkungan di Perairan Muncar Banyuwangi dengan Sumber Energi PLTO-Naga Air dan Sel Photovoltaic pada Cadik dan Atap Kapal Guna Mewujudkan SDGS 2030.

Mereka pun berharap, lewat inovasi ini Katopo dapat memperbaiki kualitas perairan di Indonesia.

Penulis : Pita Sari

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

25 Feb 2021 17:31 WIB

Propam Polri Perketat Anggotanya Soal Mabuk, Narkoba dan Senpi

Nasional

Pasca kejadian penembakan polisi mabuk yang menewaskan tiga orang.

25 Feb 2021 17:09 WIB

Dukung PPKM Mikro, Bhabinkamtibmas Dibekali Ilmu Tracing Covid-19

Jawa Timur

Agar bisa lebih maksimal dalam melaksanakan tracing.

25 Feb 2021 17:00 WIB

21 Kepala Daerah di Jawa Tengah Bakal Dilantik Secara Hibrida

Nusantara

Ada yang daring, ada yang pula yang langsung.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...