Ventilator buatan PT Pindad dan PT DI siap digunakan pada Mei. (Foto:Antara)

Dua BUMN Ini Produksi Puluhan Ventilator Per Hari

Teknologi dan Inovasi 25 April 2020 10:20 WIB

Dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan siap memproduksi puluhan ventilator yang didesain oleh dosen Institut Teknologi Bandung (ITB). PT Pindad menyebut mampu memproduksi 50 unit Vent-i setiap hari,sedangkan PT Dirgantara Indonesia (DI) menjanjikan 500 unit ventilator per minggu.

Direktur Operasional PT DI, M. Ridlo Akbar mengaku jika pihaknya menerima mandat dari Kementerian Kesehatan. Prosesnya, PT DI sedang menyiapkan produksi serta mengupayakan reverse engineering untuk komponen yang masih impor. Sehingga pihaknya akan langsung produksi setelah izin produksi ventilator untuk industri terbit.

"Targetnya minggu pertama Mei, sekarang kami masuk uji klinis," katanya dikutip dari warta ekonomi.

Produk awal ventilatornya akan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit di wilayah Bandung, kemudian Jawa Barat, dan selanjutnya tak menutup kemungkinan untuk diekspor.

Hal serupa juga disebutkan oleh Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose. Sebanyak 40 unit vent-i siap diproduksi dan kini sedang menunggu sertifikat dari BPFK.

Menurutnya, produksi awal nanti juga untuk memenuhi pesanan dari Gubernur Jawa Barat. Abraham mengaku jika Ridwan Kamil kepincut ventilator buatannya dan memutuskan untuk membeli. "Tadi saat kunjungan, begitu melihat secara detail operasional ventilator produksi kami dan sudah dijelaskan oleh dokter, beliau (gubernur) begitu yakin dan memutuskan akan membeli ventilator produksi PT Pindad," kata Abraham.

Pihaknya juga sedang mengumpulkan bahan baku lebih banyak untuk memenuhi ventilator permintaan Kementerian Pertahanan sebanyak seribu unit.

Penulis : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 Sep 2020 07:26 WIB

Menara Eiffel Diancam Bom, Begini Evakuasi Polisi pada Turis

Internasional

Teror bom dari penelepon misterius

24 Sep 2020 07:17 WIB

NU Harus Mulai Program Ekonomi, Wapres: Manfaatkan Teknologi

Khazanah

Revolusi Teknologi tak bisa dihindari dan harus dimanfaatkan

24 Sep 2020 07:01 WIB

Tunda Gelar Muktamar Ke-34, Ini Agenda Resmi PBNU

Khazanah

Keputusan Konbes Nahdlatul Ulama secara daring

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...