Ilustrasi hukuman cambuk di Provinsi Aceh. (Ngobar)

Dua ASN di Nagan Raya Aceh Dihukum Cambuk Karena Berjudi

Hukum 14 December 2019 07:20 WIB

Kejaksaan Negeri Nagan Raya, Provinsi Aceh, melaksanakan hukuman cambuk di muka umum terhadap dua orang oknum pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Jumat kemarin.

Keduanya dihukum cambuk bersama enam orang warga sipil lainnya karena terbukti melakukan pelanggaran syariat Islam, karena diduga kuat ikut berjudi dengan sejumlah warga sipil lainnya yang ikut dihukum.

Mereka yang dihukum cambuk di antaranya adalah Mustafa, Syahrul, Saiful, dan Hasyimi dengan hukuman cambuk masing-masing sebanyak delapan kali. Mereka sebelumnya juga sudah menjalani 56 hari.

Sedangkan para terhukum yang ikut dihukum cambuk sebanyak 22 kali di antaranya, Abdul Aziz, Rasyidi, M Akbar dan Darwin. Mereka sebelumnya juga sudah menjalani 63 hari kurungan.

"Para terpidana terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, karena telah melakukan Jarimah Maisir atau perjudian," kata Kepala Kejaksaan Negeri Nagan Raya, Sri Kuncoro, Jumat, di Suka Makmue.

 

Para terpidana melanggar pasal 18 dan pasal 19 Qanun (Perda) Aceh Nomor 6/2014 tentang Hukum Jinayat karena terbukti melakukan judi (maisir) dengan sanksi berupa hukuman cambuk.

Menurutnya, pelaksanaan uqubat cambuk terhadap para terpidana dalam perkara judi tersebut, dilaksanakan sebagai bentuk penegakan syariat Islam di Aceh. (an/ar)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 Aug 2019 08:00 WIB

Detik-detik Penangkapan Eks Ketua DPRK Nagan Raya yang Plesiran

Hukum

Kepergok pelesiran, mantan Ketua DPRK Nagan Raya dipindah ke Lapas Meulaboh.

01 Jun 2019 16:57 WIB

Sodomi 5 Santri, Simpan Film Porno, Divonis 228 Tahun Penjara

Kriminalitas

Biadab yang terjawab. Nawawi Anuar mendapat hukuman 42 cambukan dan 228 tahun penjara.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...