Anggota komisi E DPRD Jatim Deni Wicaksono. (Foto: dok. Pribadi)

DPRD Jatim Sebut Khofifah Tak Bijak Alihkan Mobil PCR

Jawa Timur 30 May 2020 01:21 WIB

DPRD Provinsi Jawa Timur bereaksi terhadap pengalihan mobil laboratorium tes PCR penanganan covid-19, ke Tulungagung dan Lamongan. Anggota Komisi E DPRD Jatim Deni Wicaksono mengatakan, Kota Surabaya lebih membutuhkan karena jumlah pasien lebih besar daripada dua daerah itu.

Ia bingung, bagaimana cara kerja dan cara berfikir tim Pemprov Jawa Timur. Ia bahkan menanyakan apa niat dan motif Pemprov Jatim mengalihkan mobil PCR untuk Kota Surabaya itu.

"Saya bingung. Parah deh, enggak ngerti kita bagaimana cara kerjanya Pemprov Jatim ini. Saya rasa itu sama sekali tak bijak. Ya kan kalau gini ya semakin sulit melandaikan kurva di Jatim. Niatnya apa sih Bu Gubernur?" Kata Deni kepada ngopibareng.id, Jumat 29 Mei 2020 malam di Kota Surabaya.

Deni mengatakan, kebijakan pengalihan mobil tes PCR itu menunjukkan bahwa Pemprov Jatim tak memiliki strategi yang bagus dalam penanganan covid-19. Menurutnya, jia melihat jumlah pasien hingga tingkat penularan yang masif di Jatim, semestinya Kota Surabaya harus menjadi prioritas utama.

Terlebih Kota Surabaya merupakan kota terbesar di provinsi. Apalagi Kota Surabaya saat ini sudah menjadi episentrum utama karena mobilitas penduduk paling tinggi.

"Begini lho, sebenarnya kalau mau melandaikan Jatim ya harus landaikan Surabaya. Caranya? Perluasan dan percepatan test di Surabaya. Terlebih swab ulang untuk pasien yang klinisnya mulai bagus," katanya.

Menurutnya, langkah Pemprov Jatim ini sama sekali tidak nyambung dengan program pemerintah pusat, dalam penanganan covid-19. Sama sekali tidak memprioritaskan titik utama.

Bahkan Deni meminta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, lebih bijak lagi dalam memutuskan sesuatu di kemudian hari. Ia meminta Khofifah meniru Presiden Joko Widodo dalam penanganan covid-19.

"Langkahnya Bu Gubernur ini ibarat Jaka Sembung naik ojek, enggak nyambung jek. Ayolah singkirkan sentimen pribadi. Coba tiru Pak Jokowi lah. Dia tetap bantu daerah yang tidak mendukungnya saat Pilpres. Karena dia Presiden Indonesia. Ya sama, sekarang Bu Khofifah itu Gubernur Jatim. Jadi tak boleh sentimen ke Surabaya," katanya.

Sebelumnya, mobil PCR pinjaman dari BNPB telah digunakan sejak Rabu, 27 Mei 2020.

Pada hari pertama, mobil telah digunakan di RS Unair dan Asrama Haji Sukolilo dengan memeriksa sebanyak 110 sampel. Kemudian, pada Kamis 28 Mei 2020,dua unit mobil diperbantukan untuk rumah sakit Sidoarjo dan Asrama Haji Sukolilo.

Setelah itu, pada Jumat 29 Mei 2020, dua unit mobil diperbantukan ke Tulungagung dan Lamongan. 

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Jul 2020 02:28 WIB

Belajar Dulu Baca Al-Quran kepada Ahlinya, Sebelum Jadi Ustadz

Islam Sehari-hari

(Sebuah Catatan untuk Felix Siauw)

05 Jul 2020 01:59 WIB

Mina Vs Jimin AOA, Korban Bully Selama 10 Tahun

ngopiK-pop

Mina mengaku jadi korban bully rekannya, Jimin di girl group AOA.

05 Jul 2020 01:40 WIB

Pacar Putra Sulung Donald Trump Positif Covid-19

Internasional

Kimberly Guilfoyle, pacar putra sulung Donald Trump, terinfeksi Covid-19.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...