Menu Pisang Rambutan dan Rondo Royal berbahan cokelat menjadi salah satu menu kesukaan pengunjung. (Foto: Muh Hujaini/Ngopibareng.id)
Menu Pisang Rambutan dan Rondo Royal berbahan cokelat menjadi salah satu menu kesukaan pengunjung. (Foto: Muh Hujaini/Ngopibareng.id)

Doesoen Kakao, Surga Kuliner Berbahan Cokelat yang Wajib Dicoba

Ngopibareng.id Nguliner Yuk 23 August 2020 16:49 WIB

Bagi pecinta kuliner berbahan cokelat, Doesoen Kakao bisa jadi rekomendasi untuk dikunjungi. Semua jenis olahan cokelat ada di tempat ini. Mulai cokelat batangan, minuman cokelat hingga berbagai jenis olahan makanan yang berbahan cokelat. Istimewanya, cokelat di sini semuanya kualitas ekspor dan fresh karena diolah langsung dari kebun.

Doesoen Kakao berada di area Perkebunan Kendeng Lembu, PTPN XII, Desa Karangharjo, Kecamatan, Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur. Lokasinya cukup jauh dari pusat kota Banyuwangi, kurang lebih 64 Km. Namun semua lelah pasti lunas oleh kenyamanan tempat dan nikmatnya sajian kuliner cokelat.

Ada beberapa menu minuman berbahan cokelat. Ada Glen Choco, ada 3 in 1 Milk Choco, 3 in 1 Dark Choco, 3 in 1 Choco Jahe. Sajian ini bisa dinikmati dalam kondisi panas dan dingin.

"Tergantung selera pengunjung. Mau menikmatinya dalam sajian panas atau dingin," jelas Manager Kebun Kendeng Lembu, Benny Hendricrianto, Minggu, 23 Agutustus 2020.

Pintu masuk Doesoen Kakao di area Kebun Kendeng Lembu PTPN XII foto  Muh HujainingopibarengidPintu masuk Doesoen Kakao di area Kebun Kendeng Lembu, PTPN XII (foto : Muh Hujaini/ngopibareng.id)

Pecinta cokelat juga bisa menikmati jajanan berbahan keju. Doesoen Kakao mempunyai menu Pisang Rambutan. Kuliner ini merupakan olahan pisang yang digoreng hingga hingga renyah dengan topping cokelat dan keju.

Lalu, lanjut Benny Hendricrianto, ada Choco Pao yang merupakan bakpao mini dengan isian cokelat. Kemudian sajian Singkong goreng dengan topping cokelat dan keju. Pengelola Doesoen Kakao menyebutnya Sawi Doesoen. Dan tak kalah nikmatnya adalah Rondo Royal. Menu ini adalah tape yang di goreng dengan balutan tepung.

"Jika biasanya Rondo Royal isinya gula, di sini isinya kita ganti dengan cokelat berkualitas yang lumer saat digigit," ungkapnya.

Meski berbahan cokelat terbaik dan berkualitas ekspor, namun menu minuman cokelat di Doesoen Kakao ini harganya jauh dari kata mahal. Menu minuman berbahan cokelat seluruhnya dibandrol dengan harga yang sama, yakni masing-masing Rp 15.000. Untuk jajanan, satu porsi hanya perlu membayarnya seharga Rp 10.000. Murah sekali.

Benny Hendricrianto menambahkan, Doesoen Kakao dibangun pada tahun 2016 atas prakarsa Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, dan Manajemen Kebun Kendeng Lembu.

"Doesoen Kakao ini diharapkan bisa menjadi wahana edukasi berbasis wisata agro perkebunan kakao dan industri turunannya di Indonesia," jelasnya.

Salah satu pengunjung Doesoen Kakao, Fahrurozi, 40 tahun mengatakan, Doesoen Kakao bisa menjadi alternatif bersantai bersama keluarga. Sambil menikmati minuman dan jajanan berbahan cokelat, bisa sekaligus menikmati keindahan alam perkebunan kopi yang asri dan sejuk.

"Minuman dan makanannya enak. Tempatnya juga sejuk dan nyaman. Pas untuk melepas kepenatan," jelas warga Kelurahan Karangrejo yang datang bersama istri dan anaknya ini.

Untuk yang suka minum kopi, di Doesoen Kakao juga disediakan berbagai menu kopi yang tidak kalah enaknya. Pengunjung juga bisa menginap di home stay ada di sekitar Doesoen Kakao. Untuk oleh-oleh yang di rumah juga tersedia bubuk cokelat, dan cokelat batangan.

Penulis : Muh Hujaini

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

30 Nov 2020 23:45 WIB

Khofifah Minta Kepala Daerah Percepat Realisasi Anggaran

Pemerintahan

Harap percepatan anggaran untuk tangani dampak Covid-19

30 Nov 2020 23:30 WIB

Pukuli Warga, 4 Polisi Prancis Diseret ke Pengadilan

Internasional

Mereka memukul warga kulit hitam pada 21 November lalu.

30 Nov 2020 23:10 WIB

Bagikan Beras saat Pilkada, Warga Jabar Dipenjara Tiga Tahun

Pilkada

Pelanggaran pilkada di Ciganjur.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...