DMI Kota Surabaya serahkan 20 dos paket disinfektan ke PD Muhammadiyah Surabaya. (Foto DMI/ngopibareng.id)

DMI Distribusikan Disinfektan ke Kormas, Ponpes, dan Muhammadiyah

Surabaya 23 April 2020 19:26 WIB

Dewan Majid Indonesia (DMI) Kota Surabaya membagikan disinfektan ke tiga lembaga. Mereka adalah Koordinator Masjid (Kormas), Pondok Pesantren Miftahus Sunah, dan Pengurus Daerah Muhamadiyah (PDM) Surabaya.

Ketiga lembaga Islam tersebut masing-masing mendapatkan 20 dos disinfektan. Setiap dos berisi 6 botol bahan cair untuk mencegah penularan virus Corona. "Alhamdulilah, pendistribusian berjalan lancar," kata Ahmad Sulthon dari DMI Kota Surabaya.

Dalam rangka membantu pemerintah menghadapi Pandemi Corona ini, DMI Kota Surabaya membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penganan COVID-19. Satgas ini diketuai Bendahara Umum DMI Surabaya Mohamad Jamil. Saat mendistribusikan disinfektan, Jamil didampingi Ahmad Sulthon (Wakil Sekretaris) dan Mohammad Romdlon (Bagian Umum).

Saat menyerahkan ke Kormas di Komplek Masjid Rahmat Surabaya, disinfektan kiriman dari DMI Pusat itu diterima langsung Ketuanya KH Muchit Murtadlo.

KH Muchit Murtadlo dan Ahmad Sulthon dari DMI Kota SurabayaKH Muchit Murtadlo dan Ahmad Sulthon dari DMI Kota Surabaya.

Sedangkan di Ponpes Mifathus Sannah diterima Gus Muzzaki, putra Rais Aam PBNU KH Miftahul Ahyar. Dan di kantor PDM Surabaya diterima salah satu pengurusnya H Andi Haryadi.

Menurut Jamil, dalam setiap dos tidak hanya berisi 6 botol disinfektan. Tapi juga ada alat kebersihan seperti sikat, alat pel, dan lain-lain. Dari masing-masing lembaga tersebut, dos disinfektan akan dibagikan juga ke sejumlah masjid di sekitarnya.

Gus Muzzaki saat menerima distribusi diinfektan dari DMI Kota SurabayaGus Muzzaki saat menerima distribusi diinfektan dari DMI Kota Surabaya.

Sebelum ini, DMI Kota Surabaya juga telah melakukan penyemprotan di 100 lebih masjid dan musholla. Kegiatan penyemprotan ini hasil kerjasama dengan EMCO Peduli. Juga telah membagikan paket sembako melalui masjid hasil kerjasama dengan Gusdurian Surabaya dan BEC.

Penulis : Azhari

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

11 Jul 2020 18:00 WIB

Sudirman Said Soal Isu Radikalisme, STAN Stop Pendaftaran Maba

Pendidikan

Pemerintah melanjutkan proses seleksi untuk sekolah kedinasan, kecuali STAN

11 Jul 2020 17:31 WIB

Yuk Perjalanan Dinas ke Tempat Wisata, Ini Ada Dana Rp4,1 Triliun

Pemerintahan

Kemenko Maritim dan Investasi ajak kementerian rapat di destinasi wisata.

11 Jul 2020 16:59 WIB

Isi Bensin Mobil Wapres dari Jerigen, Bukan Eceran Tapi…

Human Interest

Mobil Wapres Ma’ruf Amin kehabisan bensin di pinggir jalan.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...