Ruas Tol Solo - Ngawi yang diakuisisi perusahaan asal Hong Kong. (Foto: Waskita)

Divestasi 2 Ruas Tol, Waskita Dapat Dana Segar Rp2 Triliun

Waskita Untuk Bangsa 29 September 2019 16:00 WIB

PT Waskita Toll Road (WTR) masih mendapatkan dana segar dari hasil divestasi dua jalan tolnya lebih dari Rp 2 triliun.

Herwidiakto, Direktur Utama WTR mengungkapkan untuk penandatanganan hasil penjualan dua ruas tolnya kemungkinan akan dilakukan Senin depan. Hanya saja, pihaknya masih mencoba untuk menyelesaikan beberapa hal hingga resmi dijual.

"Saat ini masih proses sinkronisasi karena banyak term antara kedua belah pihak. Jadi kira-kira tanggal 30 diumumkan," ujarnya, di Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut, Herwi mencontohkan beberapa hal yang masih dalam tahap negosiasi terkait klaim pajak dan hal lainnya yang tidak dipaparkan secara rinci. Pihak calon investor meminta tanggungan tersebut masih ditanggung oleh pihak Waskita.

"Jadi, yang menjadi kesalahan kami yang timbul sesaat setelah akuisisi itu menjadi tanggungan kami. Jadi, tinggal itu saja yang masih harus dicocokkan," ujarnya.

Walaupun begitu, ia bilang nilai valuasi dari pelepasan saham minoritas kedua ruas tolnya yakni Solo-Ngawi dan Ngawi-Kertosono sudah disclosed.

Menurutnya, valuasi dari kedua ruas tersebut di atas Rp 2 triliun. Sayang, ia enggan memberitahu nilai pasti dari pelepasan dari kedua ruas tersebut.

Asal tahu saja, PT Wakita Karya Tbk memiliki 40 persen saham di kedua ruas tersebut. Sedangkan, sebelumnya pihak Waskita juga berencana mendivestasi 5 ruas tol.

Lebih lanjut, untuk ketiga ruas tol lainnya bukan target di tahun ini harus selesai. "Target tahun ini tidak muluk-muluk, lepas dua dulu. Tiga lainnya di tahun depan," katanya.

Ketiga ruas tol itu yakni ruas Kanci-Pejagan, Pejagan-Malang, dan Pasuruan Probolinggo. Untuk ketiga tol tersebut, Herwi mengatakan hingga saat ini sudah banyak yang menawar. Dari divestasi 3 ruas tol ini Waskita memproyeksikan dapat mengumpulkan dana sebesar Rp 7 triliun hingga Rp 8 triliun.

Ia bahkan menyebutkan bahwa untuk penawaran ketiga ruas yang akan resmi dibuka tahun depan Astra kemungkinan juga akan ikut terlibat dengan membidik ruas Kanci-Pejagan lantaran dekat dengan Tol Cipali. "Kan railing-nya begitu," ujarnya.

Hanya saja, penilaian tersebut hanya kemungkinan karena penawaran atas ketiga tol tersebut ditekankan baru dibuka tahun depan.

Astra melalui PT Astra Tol Nusantara sebelumnya juga sudah memastikan untuk menambah kepemilikan Tol Cipali yang dilepas Plus International Behard (UEM Group).

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

23 Jul 2020 18:36 WIB

Mantan Dirut PT Jasa Marga Desi Arryani Jadi Tersangka

Korupsi

KPK menetapkan jadi tersangka bersama dua mantan petinggi PT Waskita Karya.

06 Jun 2020 12:23 WIB

Jubir Presiden Fadjroel Rachman Jadi Komisaris PT Waskita Karya

Nasional

Erick Thohir rombak Jajaran komisaris dan direksi PT Waskita Karya.

31 Jan 2020 16:55 WIB

Jembatani Pendidikan dengan Industri, Waskita Gandeng PNJ

Waskita Untuk Bangsa

Kerja sama ini meliputi bidang pendidikan, riset, dan CSR

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...