Dituduh Cium Paksa dan Meraba, Trump akan Jawab Secara Tertulis

10 Sep 2018 13:33 Internasional

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan memberikan respons tertulis dalam sebuah gugatan fitnah yang dilayangkan seorang perempuan yang menuduhnya melakukan pelecehan terhadapnya.

Mengutip kantor berita Antara, Senin 10 September 2018, Summer Zervos, kontestan acara realitas TV Trump ‘The Apprentice’, melayangkan gugatan hukum pada 2017 yang mengklaim bahwa Trump berbohong ketika merespons tuduhannya bahwa dia menciumnya secara paksa serta merabanya pada 2007.

Pengacara untuk kedua pihak setuju untuk saling memberikan “jawaban dan keberatan secara tertulis” sebelum 28 September, lapor The Washington Post, mengutip sebuah dokumen pengadilan.

Zervos dan beberapa perempuan yang melayangkan tuduhan serupa muncul setelah sebuah video Trump yang sesumbar soal menjamah perempuan mencuat pada awal Oktober.

Presiden terpilih itu mengklaim komentarnya dalam rekaman tersebut merupakan “obrolan pribadi,” dan menyebut tuduhan pelecehan seksual itu sebagai kebohongan dan kisah yang dibuat-buat. (ant)

Penulis : Rohman Taufik


Bagikan artikel ini