KPU tetapkan Hanindhito Himawan Pramono dan Dewi Maria Ulfa sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kediri terpilih. (Foto: Fendhy Plesmana/Ngopibareng.id)
KPU tetapkan Hanindhito Himawan Pramono dan Dewi Maria Ulfa sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kediri terpilih. (Foto: Fendhy Plesmana/Ngopibareng.id)

Dito Beri Perhatian Khusus Nasib Warga Kesulitan Air Bersih

Ngopibareng.id Pilkada 22 January 2021 14:45 WIB

Usai ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kediri terpilih 2021-2026 oleh KPU Kabupaten Kediri, Hanindhito Himawan Pramono dan wakilnya Dewi Maria Ulfa, memberikan perhatian kepada nasib 2300 kepala keluarga yang tinggal di Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri yang sampai hari ini kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Tidak hanya itu, ia juga merasa prihatin terkait adanya aktivitas penebangan liar di hutan yang mengakibatkan terjadinya banjir di wilayah tersebut.

"Banjir yang terjadi karena penebangan liar di Kecamatan Kepung. Di Desa Besowo hari ini ada 2300 Kepala Keluarga yang kesulitan mendapatkan air bersih," ungkap pemuda berusia 28 tahun ini saat ditemui di ruang Kili Suci, Kantor Pemkab Kediri pada Jumat, 22 Januari 2020, sesaat setelah mengikuti giat penetapan.

Terkait persoalan ini, putera dari sekretaris Kabinet Pramono Anung tersebut belum bisa berbuat banyak, karena dirinya masih harus menunggu pelantikan pergantian Bupati terlebih dahulu. Terlebih ia harus menghargai bupati periode sebelumnya yang belum habis masa jabatannya.

"Kita juga masih menghargai bupati yang masih menjabat, baik itu ibu Hariyati maupun Pak Masykuri. Jadi kita masih menunggu sampai masa pelantikan, baru kita bisa bergerak lebih cepat," ujarnya.

Meski demikian dirinya tentu tidak tinggal diam. Ia tetap harus menjalin komunikasi dengan dinas terkait untuk mengatasi persoalan tersebut.

"Contoh banjir yang terjadi di Kecamatan Tarokan, kita diskusi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Kediri. Diskusi dengan Dinas Pengairan," terangnya.

Sementara itu, ketika ditanya terkait prioritas program yang sebelumnya sudah ia gagas mengenai infrastruktur, pertanian dan pariwisata, Dito mengaku belum bisa bergerak maksimal karena masih pandemi. Dito pun memastikan untuk awal masa jabatannya nanti lebih fokus dalam penanganan Covid-19.

"Tapi sekarang saya ubah, Covid, Covid, Covid, baru yang lain. Karena kondisi Covid-19 lagi naik turun di Kabupaten Kediri. Cara kerja blusukan tetap kita lakukan," pungkasnya.

Sementara itu, Anwar Ansori selaku Komisioner KPU Kabupaten Kediri dari Divisi Teknis penyelenggaran mengatakan, dengan selesainya agenda tahapan penetapan yang dilakukan hari ini, selanjutnya KPU Kabupaten Kediri akan menyampaikan berita acara dan keputusan terkait giat penetapan Bupati terpilih ke Dewan.

"Kami sampaikan ke Dewan, tadi kami kordinasi untuk besok. Nanti dilanjutkan oleh Dewan untuk pengusulan calon bupati yang sudah ditetapkan bisa dilantik oleh Gubernur Jawa Timur," kata Anwar Ansori.

Kemungkinan Dito akan dilantik pada Febuari mendatang, sesuai dengan berakhirnya masa jabatan Bupati Hariyanti, yakni tanggal 17 Febuari 2021.

Penulis : Fendhy Plesmana

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Mar 2021 19:00 WIB

Karyawan JungleLand Tagih Gaji Satu Tahun Belum Dibayar

Nasional

JungleLand tutup imbas corona, karyawan tuntut gaji setahun belum dibayar.

04 Mar 2021 18:42 WIB

Kasus Fetish Gilang, Unair: Tindakan Hukum Konsekuensinya Berat

Kriminalitas

Dekan FIB Unair memperingatkan mahasiswanya untuk tidak melawan hukum.

04 Mar 2021 18:36 WIB

Seluruh Sekolah di Banyuwangi sudah Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Pendidikan

Pembelajaran tatap muka sudah digelar di Banyuwangi, Jawa Timur.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...