Janin yang ditemukan kini dititipkan di kamar mayat RSUD Blambangan (foto : Hujaini/ngopibareng.id)

Janin Beserta Uang dan 'Surat Wasiat' Dibuang di Jalan

Kriminalitas 19 January 2020 13:37 WIB

Janin berjenis kelamin laki-laki terbungkus kresek berwarna hitam ditemukan warga di pinggir jalan Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah, Minggu, 19 Januari 2020. Di dalam kresek terdapat secarik kertas bertuliskan 'Tolong Dikubur' dan uang pecahan Rp 100 ribu. Warga setempat menduga janin itu dibuang pada dini hari.

Janin tersebut ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB. Sutiyani, 55 tahun, warga Dusun Krajan, Desa Tamansari, Kecamatan Glagah, merupakan orang yang pertama kali menemukan janin tersebut, ketika sedang berolahraga jalan pagi.

"Di pinggir jalan saya melihat kresek warna hitam. Kemudian saya tendang-tendak kok empuk. Kemudian saya buka ada kertas dan uang Rp100 ribu," jelasnya.

Karena tidak bisa membaca, kemudian Sutiyani membawa ‘surat wasiat’ itu kepada cucunya. Kebetulan rumah cucunya tak jauh dari lokasi penemuan tersebut.

"Tulisannya 'tolong dikubur'. Kemudian saya kembali ke sana untuk memastikan isi bungkusan itu. Ternyata isinya janin. Kemudian saya sampaikan ke warga dan pak RT. Terus akhirnya polisi datang ke sini dan membawa janin itu," jelasnya.

Berdasarkan kondisi janin yang sudah terlihat bentuk badannya, Sutiani memperkirakan umurnya sekitar 5 bulan. Hanya bagian wajah saja yang tidak terlihat jelas.

"Kalau jenis kelaminnya laki-laki. Saya tadi melihat itu laki-laki," katanya.

Warga yang lain, Roni, 37 tahun, meyakini janin itu dibuang oleh orang dari luar daerah itu. Sebab di sekitar wilayah itu tidak ada perempuan hamil. Kemungkinan janin itu dibuang sekitar Subuh. Karena saat ditemukan janin itu masih bersih.

"Kalau janin itu dibuang tadi malam pasti sudah dimakan binatang. Atau setidaknya sudah dikerubungi semut. Ini tadi sama sekali tidak ada semut," bebernya.

Terpisah, Kapolsek Glagah AKP Imron melalui Kanit Reskrim Aiptu Slamet Edy menyatakan, saat ini janin tersebut sudah dibawa ke kamar mayat RSUD Blambangan untuk dilakukan visum.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mencari siapa pembuang janin ini. Kita periksa saksi-saksi terkait kejadian ini. Semoga bisa segera kami ungkap kasus ini," ujarnya.

Penulis : Muh Hujaini

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

06 Aug 2020 00:50 WIB

5 Fakta Tukang Pijat di Surabaya Dijual Suami Seks Threesome

Kriminalitas

Istri berprofesi tukang pijat dijual suami melayani jasa seks threesome.

05 Aug 2020 22:54 WIB

Polrestabes Surabaya Terima Tiga Laporan Fetish Kain Jarik

Kriminalitas

Kasus fetish kain jarik sudah diperiksa enam saksi.

05 Aug 2020 22:38 WIB

Temukan HP Tamu Guest House, Seorang Karyawan di Malang Keciduk

Kriminalitas

Secara tak sengaja menemukan handphone milik tamu yang menginap.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...