Korban Penipuan Gus Akbar Mengaku Seperti Kena Gendam

17 Oct 2018 17:25 Kriminalitas

Korban penipuan dengan modus penggandaan uang dengan tersangka Fahrul alias Gus Akbar mulai sadar bahwa selama ini telah ditipu oleh tersangka yang mengaku mampu menggandakan uang seperti layaknya Kanjeng Dimas Taat Pribadi.

Salah satu korban itu adalah W alias Yanto (36 ) yang mengaku dia ikut penggandaan uang ini diajak oleh tersangka. Yanto menceritakan saat itu bertemu dengan tersangka yang ingin membeli motor.

Kebetulan Yanto bekerja sebagai penjual motor bekas, tempat tersangka akan membeli motor. Setelah mengobrol cukup lama kemudian tersangka berhasil membujuk Yanto untuk bergabung dengan rencana bisnis tersangka itu.

Dalam bisnis itu, Yanto dijanjikan setiap Rp5 juta uangnya akan dikembalikan menjadi Rp500 juta hingga Rp2 miliar. Karena dinilai menggiurkan, Yanto pun akhirnya bergabung dengan ajakan tersangka.

Semula Yanto masih ragu dengan ajakan tersangka. Yanto mengaku tidak boleh banyak tanya kepada tersangka, tapi oleh tersangka langsung diajak membuktikan ajakan tersebut. Yanto pun akhirnya menuruti kemauan tersangka.

"Jangan banyak omong kita buktikan saja di rumah Solikin (salah satu korban yang sudah lama bergabung dengan tersangka)," cerita Yanto saat menirukan ajakan tersangka, di Mapolda Jatim, Rabu, 17 Oktober 2018.

Ketika di rumah Solikin, perasaan Yanto semakin bertambah percaya. Pasalnya ia mengaku melihat banyak uang berjatuhan dari tangan tersangka yang dipraktekkan di rumah Solikin.

"Saat dia mau membuktikan saya disuruh tutup mata sambil baca doa," ujar Yanto.

Yanto, warga dusun bendungan Sidoarjo, ini akhirnya begitu percaya dengan tipu daya tersangka. Hingga kejadian ini diulanginya sampai 4 kali. Dan total uang yang sudah disetor ke tersangka sebanyak Rp22,5 juta.

Dengan tipu daya itu, Yanto mengaku seakan tak sadar dan selalu mengikuti kemauan tersangka. "Kita ini seolah-olah gak sadar dan kita selalu menuruti kata dia," ujarnya.

Modus serupa juga diungkapkan korban lainnya yang mengaku tak sadar bila diperdayai tersangka yang mengaku sebagai putra kiai. Hingga akhirnya kasus ini tercium oleh polisi dan tersangka pun berhasil diciduk. (ocn)

Penulis : Roesdan Suriansyah
Editor : Witanto


Bagikan artikel ini