Muslim Uighur di Daerah Otonom Xinjian, China. (Foto: Istimewa)
Muslim Uighur di Daerah Otonom Xinjian, China. (Foto: Istimewa)

Dipaksa Makan Daging Babi, Ini Testimoni Muslim Uighur

Ngopibareng.id Internasional 06 December 2020 07:45 WIB

Mantan penghuni kamp di Xinjiang, China, Muslim etnis Uighur, Sayragul Sautbay memberikan terstimoni. Ia mengkau kerap dipaksa mengkonsumsi daging babi selama di kamp.

"Setiap Jumat, kami dipaksa makan daging babi. Mereka sengaja memilih hari suci bagi umat Islam dan jika kami menolaknya, kami akan mendapatkan hukuman yang berat," kata Sautbay dikutip dari Aljazeera, Jumat 4 Desember 2020.

Ditanya bagaimana perasaannya, Sautbay menyebut, dirinya merasa seperti orang yang berbeda, dan sulit menerima perlakuan tersebut.

"Sulit untuk menjelaskan dengan kata-kata. Saya merasa seperti saya adalah orang yang berbeda," sebutnya.

Sautbay diketahui dibebaskan dari kamp "Pendidikan" China lebih dari dua tahun lalu.

Sautbay yang merupakan seorang dokter ini kini tinggal di Swedia.

Baru-baru ini Sautbay menerbitkan sebuah buku yang menceritakan penderitaannya di kamp konsentrasi tersebut.

Termasuk bagaimana ia menyaksikan pemukulan, dugaan pelecehan seksual, dan sterilisasi paksa.

Pemerintah Cina berkali-kali membela kebijakannya yang diterapkan di Xinjiang, juga membantah keberadaan kamp konsentrasi tersebut.

Namun saat Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan lebih dari satu juta orang telah ditahan di sana, pemerintah Cina mengatakan mereka mengoperasikan pusat pelatihan untuk mengajari etnis Uighur keterampilan baru.

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

20 Jan 2021 07:21 WIB

Tentara Wajib Berambut Cepak, Ternyata Ini Alasannya

Humor Sufi

Humor Politik, dunia tentara di masa pandemi Covid-19

20 Jan 2021 07:17 WIB

Batalkan Keputusan Izin Masuk WNA, Ini Tekat Joe Biden

Internasional

Trump berlakukan aturan batasi pendatang Eropa dan Brazil

20 Jan 2021 07:01 WIB

Indonesia Pernah Swasembada Kedelai, Kata Pakar Pertanian IPB

Nasional

Antara permintaan dan persediaan kedelai tak imbang

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...