Pengukuhan susunan dan Personalia DPP REI yang dilaksanakan pada Senin, 6 Januari 2020 di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Dikukuhkan, Personalia DPP REI Langsung Dikejar Target

Ekonomi dan Bisnis 06 January 2020 18:12 WIB

Susunan dan Personalia Dewan Pengurus Pusat Real Estate Indonesia (DPP REI) dikukuhkan, Senin, 6 Januari 2020. Mereka langsung dikejar target untuk menyelesaikan berbagai persoalan properti, khususnya menyangkut masalah regulasi.

"Karena itu, dalam kepengurusan baru ini kami menunjuk 5 wakil ketua umum koordinator bidang yang langsung bisa membantu bekerja Ketua Umum dan Sekjen. Tidak mungkin saya dan Sekjen bekerja sendiri," kata Ketua Umum DPP REI Paulus Totok Lusida, Senin, 6 Januari 2020.

Pelantikan dan Pengukuhan DPP REI Periode 2019-2022 berlangsung di Sheraton Gandaria, Jakarta Selatan. Sebelum pengukuhan, sejumlah pengurus DPP dan 30 Ketua DPD REI bertemu Wakil Presiden KH Ma'ruf Amien di Istana Wapres, Jalan Veteran III Jakarta.

Siapa lima orang waketum koordinator bidang itu? Mereka adalah Umar Husin sebagai Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Perbankan dan Pembiayaan dan Moeroed sebagai Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Perumahan Subsidi dan Perumahan Aparatur Pemerintah.

Lainnya adalah Raymond Arfandy sebagai Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Properti Komersial dan Hubungan Kelembagaan, Turino Junaedy sebagai Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Regulasi dan Investasi, serta Hari Ganie sebagai Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Tata Ruang dan Pengembangan Kawasan.

“Saya berharap dengan adanya wakil ketua umum koordinator ini akan lebih memperkuat koordinasi antarwakil ketua umum sehingga target dan tujuan kepengurusan dapat tercapai terutama dalam mengawal kebijakan-kebijakan di sektor properti,” tambahnya.

Totok Lusida mengatakan bahwa mereka yang dipilih menjadi pengurus DPP REI ini tidak hanya layak dari sisi kompetensi dan kredibitas, tetapi juga yang memiliki komitmen kuat untuk bekerja keras membesarkan REI.

“Nama-nama yang dilantik adalah orang-orang yang terbaik di REI yang kami percaya dapat membantu ketua umum dan sekjen menjalankan tugas-tugas demi kepentingan seluruh anggota REI,” ujarnya.

Totok terpilih sebagai Ketua Umum DPP REI melalui Munas yang berlangsung dua bulan lalu. Ia bersama Sekretaris Jenderal Amran Nukman mengusung visi “Melanjutkan Posisi Strategis REI sebagai Penggerak Pembangunan Nasional”.

Di bawah kepemimpinannya, DPP REI punya empat misi utama. Yakni, mengonsolidasikan semua potensi anggota REI, meningkatkan pelayanan organisasi agar cepat tanggap menyelesaikan berbagai persoalan di daerah, dan meningkatkan posisi tawar REI sebagai mitra strategis Pemerintah.

DPP REI juga ingin menjadi pemimpin opini strategis dalam berbagai kebijakan pembangunan nasional terutama di bidang permukiman, perizinan, pembiayaan, perbankan, perpajakan, infrastruktur, tata ruang, pertanahan, dan perkotaaan.

“Saya berharap dengan adanya wakil ketua umum koordinator ini akan lebih memperkuat koordinasi antarwakil ketua umum sehingga target dan tujuan kepengurusan dapat tercapai terutama dalam mengawal kebijakan-kebijakan di sektor properti,” kata Totok.

Ia berharap REI pemerintah dapat menyusun dan menjamin adanya regulasi yang mendukung bertumbuhnya bisnis properti sehingga aktivitas industri properti dapat berjalan dengan lebih baik, tumbuh dengan positif dan memberikan dampak secara agrerat terhadap perekonomian nasional. 

Pelantikan dan Pengukuhan Personalia DPP REI juga mengukuhkan pengangkatan Dewan Pertimbangan Organisasi DPP REI yang diketuai Soelaeman Soemawinata. Ia asalah Ketum DPP REI periode sebelumnya.

Sedangkan Ketua Dewan Penasehat diketuai Agusman Efendi dan Ketua Dewan Kehormatan diketuai MS Hidayat. Nama yang disebut terakhir adalah mantan menteri perindustrian dan pernah menjadi Ketum DPP REI.

Penulis : Arif Afandi

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

30 Mar 2020 22:50 WIB

Upaya Mengurai Kerumunan, Ery Cahyadi Malah Kumpulkan Warga

Pilkada

Dewan menilai permasalahan Covid-19 malah dipakai kepentingan politik.

30 Mar 2020 22:37 WIB

Hingga Akhir Mei, Indonesia Butuh 3 Juta APD

Nasional

Presiden meminta agar perlindungan tenaga kesehatan prioritas utama.

30 Mar 2020 22:19 WIB

Darurat Corona, PCIM Malaysia Salurkan Bantuan Sembako

Khazanah

Peduli sesama penyematan jiwa manusia

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.