Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bergeming dengan kritik pemimpin dunia setelah mengubah Hagia Sophia menjadi masjid. (Unsplash.com)

Dikritik Dunia Soal Hagia Sophia, Ini Respon Presiden Turki

Internasional 12 July 2020 14:45 WIB

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendapatkan banyak kritik dari sejumlah pemimpin dunia setelah mengubah Hagia Sophia menjadi masjid. Ia lantas menyatakan jika tindakannya adalah bagian dari "hak kedaulatan" negaranya.

"Mereka yang tak melakukan apa pun melawan Islamophobia di negaranya sendiri, menyerang keinginan Turki untuk menggunakan hak kedaulatannya," kata Erdogan disiarkan dalam sebuah televisi, dilansir dari Aljazeera, Minggu 12 Juli 2020.

Sementara, di sekililing Hagia Sophia dilaporkan dipasang garis polisi, pada Sabtu 11 Juli 2020. Sejumlah wisatawan tak bisa masuk ke dalam musuem yang kini berubah menjadi masjid itu. "Kami ingin datang dan berkunjung ke Hagia Sophia, namun sayangnya hari ini tutup," kata Renato Daleo, wisatawan asal Italia, pada Aljazeera.

Sebelumnya, Erdogan telah beberapa kali mengutarakan keinginannya untuk mengubah gedung agung itu sebagai masjid. Di tahun 2018, ia pun membaca Al Quran di dalam Hagia Sophia.

Aljazeera menyebut jika Hagia Sophia awalnya dibangun sekitar 1.500 tahun lalu sebagai gereja milik Kisten Orthodox dan kemudian berubah menjadi masjid ketika Istanbul ditaklukkan oleh Ottoman di tahun 1453. Pemerintahan Turki yang sekuler kemudian mengubahnya menjadi museum di tahun 1934.

Namun pada Jumat lalu, secara resmi Erdogan mengubah fungsi Hagia Sophia menjadi masjid dan mengumumkannya tersebuka untuk ibadah Muslim, setelah pengadilan menganulir keputusan pemerintahan di tahun 1934. Ibadah pertama di Hagia Sophia akan berlangsung pada Salat Jumat di 24 Juli 2020.

Keputusan ini direspon dengan keberatan oleh sejumlah pemimpin dunia. Pimpinan di Amerika Serikat, Siprus, Rusia, dan pimpinan spiritual Kristen Ortodox baik di Turki maupun di Rusia, serta Unesco telah menyatakan keberatan atas tindakan pemerintahan Turki.

Penulis : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

14 Aug 2020 18:15 WIB

Jateng Peduli Sesama, Tema HUT RI Pilihan Ganjar Pranowo

Nusantara

Tema dikaitkan dengan pandemi Corona.

14 Aug 2020 18:10 WIB

Ini Nama Lima Mahasiswa Termuda Unair

Pendidikan

Unair terima 5 mahasiswa termuda, ini daftar namanya.

14 Aug 2020 18:02 WIB

Usai Terima Bintang Nararya, Fahri dan Fadli Zon Main Ayunan

Hiburan

Fahri Hamzah dan Fadli Zon mengenang masa anak-anak yang menyenangkan.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...