Para pemain film Hustlers, kisah tentang seorang penari striptise.

Dianggap Cabul, Film Hustlers Dicekal di Malaysia

Film 24 September 2019 14:35 WIB

Lembaga Sensor Film Malaysia resmi mencekal penayangan film Hustlers. Film yang bercerita tentang para penari striptis (penari telanjang) itu penuh dengan adegan tak senonoh yang seharusnya tidak ditonton masyarakat luas.

Pencekalan tersebut kemudian diumumkan Square Box Pictures, distributor film Hustlers di Malaysia lewat Instagram.

"Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan para penggemar, media, dan rekan kerja atas pencekalan ini,” ujar perusahaan itu dalam unggahannya.

Dalam wawancaranya bersama AFP, Kepala Lembaga Sensor Film Malaysia, Mohamad Zamberi Abdul Aziz menjelaskan alasan mereka mencekal film tersebut.

"Terlalu banyak adegan cabul di dalamnya. Hustlers tidak layak tayang di Malaysia," ujarnya seperti dikutip dari AsiaOne.

Pencekalan tersebut membuat penayangan film Hustlers yang seharusnya dijadwalkan pada 19 September 2019 di Malaysia, urung dilakukan. Sebagai negara dengan masyarakat mayoritas beragama Islam, pencekalan seperti ini memang bukan hal aneh.

"Anda bisa melihat payudara perempuan dan bagian vital pria secara jelas dalam film tersebut. Selain itu, terlalu banyak adegan tarian erotis dan penggunaan obat-obatan terlarang dalam Hustlers," jelas Mohamad Zamberi Abdul Aziz.

Square Box Pictures distributor film Hustlers di Malaysia mengumumkan pencekalan film lewat Instagram Square Box Pictures, distributor film Hustlers di Malaysia, mengumumkan pencekalan film lewat Instagram.

Ini bukanlah pertama kalinya Malaysia memberikan larangan keras terhadap konten tontonan publik. Sejumlah film yang juga pernah dicekal antara lain The Shawshank Redemption dan film anak-anak Barney's Great Aventure.

Sementara pada awal 2019, Lembaga Sensor Film Malaysia juga membuat adegan bercinta sesama jenis dalam film Rocketman. Sedangkan film Wolf of Wall Street dan Fifty Shades of Grey dilarang tayang. Bahkan film remake live-action Beauty and the Beast (2017) juga hampir kena sensor untuk adegan homoseksual.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Lembaga Sensor Film di Indonesia terkait penayangan Hustlers. Namun jika menilik dari sejumlah film rated sebelumnya, tampaknya Hustlers akan tetap tayang, meskipun pada akhirnya akan ada banyak adegan yang disensor maupun diberi label 21 tahun ke atas.

Film Hustlers dibintangi Jennifer Lopez, Cardi B, Julia Stiles, Keke Palmer, Constance Wu, Lili Reinhart, dan Lizzo itu.

Film ini diadaptasi dari artikel bertajuk Hustlers at Scores karya Jessica Pressler yang diterbitkan oleh majalah New York pada tahun 2015 lalu.

Artikel tersebut ditulis berdasarkan kisah nyata tentang mantan penari telanjang yang merancang pencurian puluhan ribu dolar dari klien mereka dari Wall Street.

Hustlers mengambil setting waktu tahun 2000-an di New York, tepatnya setelah terjadinya krisis keuangan. Pada masa itu, banyak wanita yang menggantungkan hidupnya pada lelaki kaya yang kerap menyambangi klub-klub malam. Film ini disutradarai oleh Lorene Scafaria, yang juga sekaligus merangkap sebagai penulis naskah.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

Terbaru

Lihat semua
16 Jul 2020 05:12 WIB

Hainan Baru

Dahlan Iskan
Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...