Kabuet pekat di jalanan Kota Batam, Kepri. (Foto:BatamNews)

Di Batam, Ibu Hamil Diimbau Tidak Keluar Rumah

Nasional 23 September 2019 13:24 WIB

Pemerintah Kota Batam mengimbau ibu hamil dan bayi tidak keluar rumah, agar tidak terpapar kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Ibu hamil dan anak bayi sebaiknya tidak keluar dulu. Memang hari ini kualitas udara masih sedang, tapi sebaiknya hindari keluar rumah," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Kepulauan Riau, Didi Kusmarjadi di Batam, Senin.

Berdasarkan data Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BPTKLPP) Kelas I Batam, kualitas udara di Batam pada Senin, masih dalam kategori sedang.

Meski begitu, menurut Didi ibu hamil dan bayi tetap tidak dianjurkan ke luar rumah.

Dan untuk anak sekolah tingkat TK hingga SMP dianjurkan untuk mengenakan masker serta mengurangi kegiatan di luar ruangan.

"Kategori tidak sehat, di atas 100 juga masih sekolah. Jika mengacu pada Permen LHK, ISPU di atas 200 baru anak TK, SD, SMP diliburkan," jelas dia.

Sementara pelajar setingkat SMA dan mahasiswa diliburkan bila ISPU mencapai angka 300, atau kualitas udara memasuki kategori berbahaya.

Ia menambahkan, kabut asap dapat menyebabkan iritasi lokal pada mata, selaput lendir di hidung, mulut dan tenggorokan.

Paparan kabut asap juga bisa menyebabkan reaksi alergi, peradangan, infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), hingga pneumonia atau radang paru.

"Kabut asap bisa menyebabkan kita sulit bernafas, batuk, merusak paru-paru," kata dia.

Sementara itu, ia memperkirakan penderita ISPA di Batam meningkat hingga dua kali lipat hari-hari normal.

"Kemarin kami baru cek satu Puskesmas. Dari data internal mereka saja ada kenaikan dua kali lipat," lanjut Didi.

Sepanjang Agustus tercatat 200 penderita. Sedangkan pada September, baru berjalan setengah bulan dari tanggal 1 hingga 14 September sudah tercatat angka yang sama.

"Jadi diperkirakan bisa 300 sampai 400 penderita sampai akhir bulan," ujar Didi. (an/ar)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

15 Jul 2020 21:35 WIB

Ada 667 Ibu Hamil di Surabaya, Pemkot Swab Gratis Bertahap

Surabaya

Untuk memisahkan antara ibu hamil positif Covid-19, dengan negatif.

13 Jul 2020 16:55 WIB

Ditelantarkan Bidan Sampang, Aljannah Melahirkan di Depan Pagar

Jawa Timur

Izin praktik Bidan SF dibekukan tiga bulan.

12 Jul 2020 21:43 WIB

4 Personil Band Asal Surabaya Positif Covid-19 di Medan

Nusantara

4 oran itu dirawat di RS Khusus Corona Galang.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...