Menhan RI Prabowo Subianto bersama Menteri Pertahanan (Menhan) AS, Mark T Esper. (Doto: Istimewa)

Di Balik Pertemuan Prabowo di AS, Soal China Sempati Disinggung

22 Oct 2020 08:37

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Menteri Pertahanan (Menhan) AS, Mark T Esper menyatakan, pihaknya akan secara sistematis memantau dan mengelola hubungannya dengan negara-negara mitra. Tujuannya, untuk mengoordinasikan militer dan juga untuk memajukan penjualan senjata AS.

Esper pun menggarisbawahi perlunya untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan negara demokrasi yang berpikiran sama seperti Indonesia.

"Kita harus bersaing dengan China dan Rusia yang industri milik negaranya dapat mempercepat ekspor militer dengan cara yang kita tidak bisa, dan kita tidak pernah mau, dalam banyak kasus," kata Esper seperti dikutip dari Channel News Asia, Kamis 22 Oktober 2020.

Dia pun menyambut baik inisiatif koalisi baru dengan kehadiran Menteri Pertahananh RI Letjen (Purn) Prabowo Subianto di Pentagon, Washington DC.

Lantas, Esper menyinggung soal China yang menggunakan paksaan dan perangkap keuangan untuk membangun aliansi dengan negara-negara lemah, seperti Myanmar, Kamboja, dan Laos.

"Semakin kecil negara dan semakin besar kebutuhannya, semakin berat tekanan dari Beijing," tuturnya.