Puluhan spanduk dibentangkan tepat di depan Balai Kota Surabaya oleh pemilik Surat Ijo Surabaya, Senin 17 Februari 2020. (Foto: Erfan Hazransyah/Ngopibareng.id)

Depan Balai Kota Surabaya, Bakal Ada Demo Tiap Hari Senin

Ngopi Foto 17 February 2020 19:20 WIB

Setiap hari Senin, rencananya akan digelar aksi unjuk rasa para pemegang Surat Ijo Surabaya. Dalam istilah pertanahan, Surat Ijo ialah tanah aset milik pemerintah kota yang dialihfungsikan menjadi lahan atau bangunan warga.

Pemegang Surat Ijo yang tergabung dalam Pejuang Hapus Surat Ijo pun menuntut agar status kepemilikan aset bisa menjadi Sertifikat Hak Milik atau SHM, pada Senin 17 Februari 2020.

Massa mengaku, mereka sudah mendapatkan izin pihak Kepolisian untuk unjuk rasa setiap Senin mulai pukul 08.00-10.00 WIB.

“Bergabunglah bersama kami. Waktu terbatas. Presiden Jokowi sedang giat mengadakan sertifikasi massal untuk tanah-tanah di Surabaya," ujar salah satu massa dalam orasinya di depan Balai Kota Surabaya, Jalan Walikota Mustajab.

“Surat Ijo di Jakarta, Bandung, Semarang, Malang, Makassar, dan lainnya sudah diserahkan kepada masyarakat. Kini giliran Kota Pahlawan Surabaya”, Sambung massa lainnya.

Massa melakukan aksi berjalan mengelilingi Balai Kota Surabaya sambil membentangkan spanduk Warga SURAT IJO mempertanyakan caracara perolehan sertifikat HPI di Tahun 1997 yang dijadikan aset Pemkot Hapus Surat Ijo demikian salah satu tulisan di spanduk massa demonstran Foto Erfan HazransyahNgopibarengidMassa melakukan aksi berjalan mengelilingi Balai Kota Surabaya sambil membentangkan spanduk. "Warga SURAT IJO mempertanyakan cara-cara perolehan sertifikat HPI di Tahun 1997 yang dijadikan aset Pemkot. Hapus Surat Ijo," demikian salah satu tulisan di spanduk massa demonstran. (Foto: Erfan Hazransyah/Ngopibareng.id)
Hapus Surat Ijo demikian bunyi spanduk lainnya yang disuarakan massa Foto Erfan HazransyahNgopibarengid"Hapus Surat Ijo," demikian bunyi spanduk lainnya yang disuarakan massa. (Foto: Erfan Hazransyah/Ngopibareng.id)
Massa Pejuang Aksi Hapus Surat Ijo berdiri dan mendengarkan orasi di depan Balai Kota Surabaya Foto Erfan HazransyahNgopibarengidMassa Pejuang Aksi Hapus Surat Ijo berdiri dan mendengarkan orasi di depan Balai Kota Surabaya. (Foto: Erfan Hazransyah/Ngopibareng.id)
SHM harga mati lebih baik masuk penjara daripada masuk neraka demikian bunyi spanduk yang dibentangkan massa Pejuang Aksi Hapus Surat Ijo Foto Erfan HazransyahNgopibarengid"SHM harga mati, lebih baik masuk penjara daripada masuk neraka," demikian bunyi spanduk yang dibentangkan massa Pejuang Aksi Hapus Surat Ijo. (Foto: Erfan Hazransyah/Ngopibareng.id)

Penulis : Erfan Hazransyah

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

29 Mar 2020 21:45 WIB

Corona di Jatim, 13 Orang Sembuh dan 7 Orang Meninggal

Jawa Timur

Masyarakat harus taati protokol kesehatan untuk tekan penyebaran corona

29 Mar 2020 21:24 WIB

Cara Ganjar Semangati Warganya yang Sembuh dari Corona

Nusantara

Ganjar Pranowo menelepon dua warganya yang sembuh dari Corona.

29 Mar 2020 21:10 WIB

Akademisi Unair Sebut Semprotan Disinfektan Aman untuk Manusia

Jawa Timur

Semprotan disinfektan di Surabaya aman bagi manusia.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.