Pesawat Tornado Angkatan Udara Taktis Wing 51 "Immelmann" terlihat saat pergelaran di pangkalan udara Bundeswehr di Jagel dekat perbatasan Jerman-Denmark. (Foto: Antara/Reuters)

Denmark dan Latvia Pindahkan Personel Militernya dari Irak

Internasional 09 January 2020 11:25 WIB

Denmark untuk sementara akan memindahkan beberapa personel militernya dari pangkalan udara Al-Asad di Irak, yang diserang rudal Iran pada Rabu, 8 Januari 2020 kata Perdana Menteri Mette Frederiksen.

Mette mengatakan kepada para wartawan bahwa 30 hingga 40 tentara dari total 130 anggota pasukan Denmark akan tetap berada di pangkalan tersebut. Sisanya dipindahkan ke Kuwait.

Pasukan Denmark berada di pangkalan itu sebagai bagian dari koalisi internasional untuk memerangi ISIS di Irak dan Suriah.

Prajurit-prajurit Denmark yang ditempatkan di Ibu Kota Irak, Baghdad, juga akan pergi untuk sementara ke Kuwait, kata Mette.

Latvia mengatakan pihaknya juga akan menarik enam tentaranya dari Irak, yang dilekatkan pada kontingen Denmark, dan mereka juga akan dipindahkan ke Kuwait.

"Pertama-tama, (keputusan) ini diambil terkait masalah keamanan dan, alasan kedua adalah, bahwa semua pelatihan di Irak saat ini dihentikan," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Latvia Kaspars Galkis melalui telepon.

Pasukan Iran pada Rabu dini hari menembakkan rudal ke pangkalan-pangkalan militer yang ditempati pasukan AS di Irak. Iran mengatakan serangan itu merupakan pembalasan atas pembunuhan komandan Iran berpengaruh, Qassem Soleimani, pada 3 Januari oleh Amerika Serikat melalui serangan pesawat nirawak.

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

21 Sep 2020 06:24 WIB

6 Rekomendasi Konbes, Ansor: Susun Ulang Prioritas Anggaran

Nasional

Ditutup Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas

21 Sep 2020 06:16 WIB

Gara-gara Menolak Ditilang Siswi Ini, Diperkosa Polantas

Nasional

Menakut-nakuti siswi dengan sejumlah banyak pelanggaran.

21 Sep 2020 05:38 WIB

9 Nasihat Sayidina Ali kepada Putranya, Surat Indah Bikin Trenyuh

Khazanah

Surat kepada Sayidina Hasan bin Ali diungkap Prof M Quraish Shihab

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...