Mojokerto berubah dari zona merah menjadi jingga. (Ilustrasi/Ngopibareng.id)

Dari Zona Merah Mojokerto Berubah jadi Jingga, Ini Resepnya

Jawa Timur 23 July 2020 12:28 WIB

Kabupaten Mojokerto yang semula masuk dalam zona merah, berubah warna menjadi zona jingga per 21 Juli 2020 peta epidemiologi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pemkab Mojokerto pun menjelaskan upaya yang telah dilakukan saat audiensi dengan Komisi E DPRD Jawa Timur.

"Kami percaya semua perkembangan ini, adalah berkat gotong royong pemerintah, forkopimda dan masyarakat Kabupaten Mojokerto," kata Ketua Komisi E DPRD Jatim Wara Sundari Renny Pramana di Mojokerto.

Terkait hal tersebut, Bupati Mojokerto Pungkasiadi menjelaskan, jika pemda daerah dan pusat bersama TNI dan Polri sejak Maret lalu, terus bersinergi melakukan berbagai upaya penanggulangan pandemi secara berkelanjutan.

Di antaranya refocusing dan realokasi anggaran, menyiapkan dan menyiagakan rumah sakit rujukan, membagikan alat perlindungan diri (APD) pada masyarakat mulai masker dan cairan pembersih tangan. “Sejumlah kampung tangguh, tempat ibadah tangguh, wisata tangguh, pasar tangguh hingga layanan uji cepat gratis sebagai bagian dari upaya penanggulangan," katanya.

Menurutnya, beberapa pekan terakhir, angka kesembuhan terus bertambah dan arahan tatanan normal baru dari pusat dilokalkan dengan mengeluarkan surat edaran (SE) bupati bagi pelaku usaha dan yang sektor lain yang berkaitan. "Bersama TNI, Polri kami juga sinergi mendukung program satu sama lain," katanya.

Dalam audiensi yang berlangsung pada Rabu 22 Juli 2020 tersebut, beberapa pertanyaan juga dilontarkan pada GTPPC Kabupaten Mojokerto, antara lain lompatan angka kesembuhan dengan berbagai upaya, probiotik, koordinasi lintas gugus tugas, dan pelaksanaan pendidikan di sekolah.

Bupati menjelaskan jika pihaknya melakukan sejumlah upaya tracing yang ketat, uji cepat gratis untuk masyarakat, penutupan tempat yang ramai di malam Minggu, serta edukasi protokol kesehatan dengan inovasi Mobil Motor Dolan-Dolan.

Sementara, terkait cairan probiotik, dijelaskan oleh Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander jika probiotik adalah salah satu ikhtiar pemerintah dalam menanggulangi pandemi. "Probiotik ini berasal dari profesor ahli bakteri di Pandaan. Ini ikhtiar kami, tentunya dengan mengutamakan kesehatan. Pribiotik adalah treatment tradisional, sifatnya untuk meningkatkan imunitas," jelasnya. (Ant)

Penulis : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 Sep 2020 06:33 WIB

Menjadikan Putra Meraih Ilmu Penuh Berkah, Ini Resepnya

Khazanah

Sesuai pesan wasiat KH Maimoen Zubair, Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang

26 Sep 2020 05:25 WIB

LIPI Sebut Jawa Berpotensi Gempa dan Tsunami Raksasa

Warta Bumi

Lempeng 800 Km di selatan Jawa bergeser akan timbulkan gempa magnitudo 9.

26 Sep 2020 04:33 WIB

Pejabat Tinggi Tahta Suci Vatikan Mengaku Dipaksa Mundur

Internasional

Cardinal Giovanni Becciu mundur dari jabatannya.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...