PENJELASAN: KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan KH A Mustofa Bisri (Gus Mus) ketika di forum Parlemen Eropa di Brussels. Tampak H.E. Arif Havas Oegroseno dan KH. Adib Hattani (foto: dok ngopibareng.id).

Dari Khotbah Ied hingga 'Khotbah' Gus Yahya, Ini Sikap Gus Mus

Khazanah 17 June 2018 07:35 WIB

 

Hujatan demi hujatan tertuju pada gerak langkah KH Yahya Cholil Staqut, terutama ketika melakukan ‘diplomasi’ ke Israel. Namun, tak sedikit pula yang memberikan apresiasi terhadap putra KH Cholil Bisri (almaghfurlah) ini.

Lalu bagaimana pandangan KH Ahmad Mustofa Bisri, Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibiin, Rembang, yang juga pamanda Gus Yahya?

Berikut komentar Gus Mus dipetik ngopibareng.id dari akun facebook, ditulis Ahad, 17 Juni 2018. Tulisan itu berjudul “Dari Khotbah Ied hingga 'Khotbah' Gus Yahya”:

Tradisi salat 'Ied di Pondok Pesantren kami di Leteh Rembang, khotbahnya hanya menggunakan bahasa Arab, tanpa diterjemahkan.

Setelah ayahku KH. Bisri Mustofa dan kakakku KH. Cholil Bisri --rahimahumäLlãhu-- wafat, yang selalu bertindak sebagai imam dan khatib: putera KH. Cholil Bisri, anak (keponakan)-ku Yahya Cholil Staquf. Tahun ini karena Yahya sedang di Israel, maka yang menggantikan sebagai imam dan khatib: anak (menantu)-ku Ulil Abshar Abdalla. (Untuk menyimak khotbahnya silakan membuka Youtube).

 

Setelah selama ini --sejak mahasiswa-- dalam membela Palestina, Yahya hanya ikut menembakkan sumpah-serapah dan caci-maki kepada Israel melalui tulisan-tulisan, diskusi-diskusi, dan acara-acara Solidaritas Palestina lainnya, dia ingin langsung nglurug dan mengkhotbahi orang Israel yang selama ini seperti tak mengenal apa yang namanya rahmah, kasih-sayang.

Waktu pamitan, aku mengingatkan kepadanya untuk meletakkan sikap keberpihakan NU sejak berdirinya --kepada perjuangan Bangsa Palestina--  sebagai landasan upaya/'khotbah'-nya di Israel.

Lalu kupesankan: Tata hatimu, tata niatmu, dan tawakkallah kepada Allah. Wakafã biLlãhi wakiilä.

Alhamdulillah, dia benar-benar melaksanakan apa yang dia tekadkan, mengkhotbahi orang Israel di tempatnya dengan landasan sikap keberpihakan kepada Perjuangan Bangsa Palestina.

'Berkhotbah' bahasa Inggris tentang rahmahnya Islam seperti Yahya,  pasti banyak yang bisa dan bahkan jauh lebih bagus. Tapi Yahya sudah membuktikan apa yang bisa dia lakukan.

"وقل اعملوا فسيرى الله عملكم ورسوله والمؤمنون ، وستردون الى عالم الغيب والشهادة فينبئكم بما كنتم تعملون "  (٩ التوبة: ١٠٥)

(adi)

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

03 Aug 2020 10:50 WIB

Jet Tempur Israel Bombardir Hamas di Gaza

Internasional

Israel membalas serangan roket yang sempat dilancarkan dari Gaza.

01 Aug 2020 08:19 WIB

Hasyim Wahid, Penyair 'BungLon' dan Penyuka Mistisisme Jawa

Tokoh

Testimoni atas kepenyairan Gus Im, KH A Mustofa Bisri: Dahsyat!

30 Jul 2020 06:03 WIB

Israel Caplok Tepi Barat, Derita Palestina Makin Menjadi-jadi

Internasional

Ungkapan jurnalis muda asal kota Gaza, Palestina, Wafaa Ali Aludaini

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...