262 Tersangka Narkoba Ditangkap dalam 12 Hari, Ini Faktanya

07 Feb 2019 20:12 Kriminalitas

Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya berhasil menangkap 262 tersangka kasus narkoba, selama 12 hari. Hal itu berkat gencarnya Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019, yang berjalan selama 12 hari mulai 26 Januari 2019 hingga 6 Februari 2019.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan telah ada 207 perkara dalam waktu 12 hari.

Dalam operasi ini telah terjadi sebanyak 217 kasus dengan wilayah seluruh Kota Surabaya. Dengan rincian 117 kasus narkoba dan 100 kasus minuman keras.

"Syukurlah, kami berhasil mengamankan 117 perkara itu terkait narkoba, yang 100 miras," ujar Rudi, di Markas Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, 7 Februari 2019.

Dengan jumlah kasus tersebut didapatkan tersangka dengan total jumlah 262 tersangka, dengan rincian 147 tersangka kasus Narkotika, dan 115 tersangka kasus Miras.

Dengan barang bukti antara lain, sabu 299,44 gram, Ganja 140,66 gram, pil Double L 241 butir, Miras 1937 botol.

Rudi berharap agar upaya dalam pemberantasan ini juga didukung seluruh masyarakat serta aparat lainya.

"Saya mengharap kerjasama dari seluruh elemen masyarakat dan seluruh aparat penegak hukum. Kami komitmen yang sama untuk memberantas narkoba," harap Rudi.

Pemusnahan barang bukti narkoba

Sementara itu, Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya telah melaksanakan pemusnahan barang bukti Narkoba bersama jajaranya, di halaman Markas Kepolisian Resor Surabaya, Kamis 7 Februari 2019.

Pemusnakah dilakukan langsung Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan. Seperti biasa acara ini juga dihadiri oleh pihak BNN, Kejaksaan Negeri Surabaya, tokoh Agama serta gerakan Anti Narkoba lainya.

"Kita bersama alim ulama, Pemerintah kota, para penggiat  anti narkoba semua bergerak bersama untuk meniadakan atau mengurangi jumlah pemakaian di kota Surabaya," katanya.

Dalam pemusnahan kali ini, barang bukti yang dimusnahkan antara lain, 30 paket Sabu dengan berat 592 Gram, empat bungkus sabu seberat 4.137 gram, dua bungkus plastik berisi 7.695 pil ekstasi, 33 pil kapsul berisi serbuk Ekstasi.

Barang tersebut adalah milik tersangka  IM 26 tahun,  warga Simo Surabaya. Pasal yang akan dikenakan pada tersangka adalah pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 dan pasal 111 ayat 1 UU RI no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Tak hanya itu, Rudi juga berpesan agar masyarakat jauhi narkotika karena dapat berbahaya bagi tubuh.

"Ini berbahaya bagi kita, karena kecanduan akan berdampak pada motorik nya pada pengguna sehingga ia tidak lagi produktif," pungkas Rudi. (ocn)

Penulis : Roesdan Suriansyah
Editor : Riadi


Bagikan artikel ini