Pesawat jet Boeing 737 dioperasikan oleh Ukraine International. (Foto: Bloomberg)

Daftar Warga Negara 176 Korban Pesawat Boeing 737 di Iran

Internasional 09 January 2020 10:40 WIB

Pesawat jet Boeing 737 jatuh di Tehran, Iran pada Rabu pagi, 8 Januari 2020 waktu setempat. Pesawat membawa 176 penumpang dan kru pesawat.

Dilaporkan Bloomberg, pesawat itu jatuh tak lama usah lepas landas akibat kesalahan teknis. Pesawat menuju Kyiv, Ukraina.

Situs Flightradar24 menunjukan pesawat jatuh tidak jauh dari Bandar Internasional Imam Khomeini menuju Bandara Internasional Boryspil.

Pemerintah Ukraina mengungkap daftar warga negara dari penumpang pesawat. Sebanyak 82 orang di antaranya ternyata warga Iran.

Melansir Time, pesawat membawa 167 penumpang dan sembilan anggota kru. Total penumpang adalah 176 orang. Ini sekaligus meluruskan simpang siur kabar mengenai jumlah penumpang di atas pesawat.

Pesawat itu dioperasikan oleh Ukraine International Airlines dan sedang dalam perjalanan dari Tehran menuju ibu kota Ukraina, Kyiv, ketika peristiwa terjadi.

Berdasarkan keterangan Menteri Luar Negeri Ukraina Vadym Prystaiko, daftar warga negara pesawat Boeing 737 adalah 82 warga Iran, 63 warga Kanada, 11 warga Ukraina (termasuk sembilan kru pesawat), 10 warga Swedia, 4 warga Afganistan, 3 warga Jerman, dan 3 warga Britania Raya.

Video yang beredar di media sosial menunjukan pesawat sudah terbakar sejak berada di udara hingga kemudian jatuh dan meledak. Tidak ada korban selamat.

Menurut petugas bandara Boryspil di Ukraina, penumpang di penerbangan ini biasanya pelajar asal Iran yang kembali ke Ukraina usai libur musim dingin.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengucapkan duka cita kepada keluarga korban. Ia pun harus mempersingkat kunjungannya ke Oman untuk segera kembali ke Ukraina.

Versi pemerintah Iran menyebut ada kesalahan teknis sehingga pesawat jatuh, namun pemerintah Ukraina memilih menunggu hasil investigasi sebelum menyimpulkan.

Presiden Ukraine International Airlines berkata pesawat Boeing 737 itu dalam keadaan baik. Krunya pun disebut bisa diandalkan.

Akibat kasus ini, Ukraine International Airlines juga memutuskan menahan semua penerbangan ke Tehran sampai jangka waktu yang ditentukan.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

01 Oct 2020 00:15 WIB

Pasien Pertama Dunia yang Sembuh dari HIV, Meninggal

Internasional

Timothy Ray Brown sembuh dari HIV di tahun 2007.

30 Sep 2020 23:05 WIB

Hobi Memaki, Lima Burung Beo Hilang dari Kebun Binatang

Internasional

Burung beo memaki burung dan pengunjung.

30 Sep 2020 22:45 WIB

Operasi Yustisi di Pasuruan, 53 Warga Terkena Sanksi Denda

Ngopibareng Pasuruan

Sebanyak 53 warga didenda Rp50 ribu perorang.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...