Salahgunakan Kepercayaan, Pemuda Gondol Mobil Teman Sendiri

13 Feb 2019 12:44 Kriminalitas

Seorang pemuda dengan inisial IM kakinya terpaksa harus ditembus timah panas lantaran mencuri mobil temannya sendiri di sebuah cafe di Surabaya. Pria berusia 23 tahun warga Banyu Urip Surabaya ini, berhasil ditangkap setelah buron selama satu bulan. Dia beraksi dengan dua orang teman lainnya. Dua pelaku lainnya yang berkomplot hingga kini masih buron.

“Sampai saat ini, dua pelaku masih dalam pengejaran petugas alias DPO. Saat melakukan aksinya, pelaku IM yang berhasil diamankan terlebih dahulu beraksi dengan dua pelaku lainya,” ungkap Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran, Rabu 13 Februari 2019.

Pelaku diamankan petugas di rumahnya di Surabaya, Jumat 8 Februari 2019 lalu. Karena saat akan ditangkap melawan, IM pun terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kakinya.

Aksi kejahatan ini dilakukan pada Sabtu, 5 Januari 2019 lalu. Korban datang ke Cafe Rolak bersama teman-temanya dengan membawa satu unit Mobil Merk KIA dengan nomor polisi B 1841FYB atas nama Mochamad Jazuli

Kebetulan café rolak menerapak valet parking. Mobil kemudian diparkirkan oleh tukang parkir. Si empunya mobil hanya mendapatkan karcis parkir sebagai tanda jika dia telah memarkirkan mobilnya. Kemudian, korban bersama teman-temannya serta pelaku duduk di meja yang sama. Karena percaya saja dengan teman-temannya, korban menaruh begitu saja karcis parkir itu di atas meja.

Tapi kepercayaan itu disalahgunakan oleh pelaku. Diam-diam pelaku mengambil karcis milik korban dan izin keluar untuk menjemput temannya sebentar. Setelah keluar pelaku memberikan karcis tersebut kepada tukang parkir dan membawa kabur mobil. Pelaku kemudian membeli plat nomor palsu di daerah Jombang.

Merasa kehilangan mobilnya, korban kemudian melaporkan ke Polrestabes Surabaya. Korban mengklaim dengan kehilangan mobil tersebut, dia sudah mengalami kerugian sebesar sebesar Rp200 juta.

“Kita masih melakukan pengembangan, sebab dua DPO masih kita kejar. Sementara dari pengakuan IM, para pelaku ini sudah beraksi di beberapa TKP sejak 2017 yang lalu,” kata Sudamiran. (ocn)

Barang bukti yang dibawa kabur tersangka Foto Roesdanngopibarengid
Barang bukti yang dibawa kabur tersangka. (Foto: Roesdan/ngopibareng.id)

Pelaku diamankan petugas di rumahnya di Surabaya, Jumat 8 Februari 2019 lalu. Karena saat akan ditangkap melawan, IM pun terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kakinya.

Aksi kejahatan ini dilakukan pelaku pada Sabtu, 5 Januari 2019 lalu. Korban datang ke Cafe Rolak bersama teman-temanya dengan membawa satu unit mobil merk KIA dengan nomor polisi B 1841FYB atas nama Mochamad Jazuli

Kebetulan Café Rolak menerapkan sistem valet parking. Mobil diparkirkan oleh tukang parkir. Si empunya mobil hanya mendapatkan karcis parkir sebagai tanda jika dia telah memarkirkan mobilnya. Kemudian, korban bersama teman-temannya serta pelaku duduk di meja yang sama. Karena percaya saja dengan teman-temannya, korban menaruh begitu saja karcis parkir itu di atas meja.

Tapi kepercayaan itu disalahgunakan oleh pelaku. Diam-diam pelaku mengambil karcis milik korban. Sambil menunjukkan karcis parkir kepada penjaga parkir pelaku mengatakan akan menjemput temannya sebentar. Setelah berhasil keluar, pelaku membawa kabur mobil temannya itu. Pelaku kemudian membeli plat nomor palsu di daerah Jombang.

Merasa kehilangan mobilnya, korban kemudian melaporkan ke Polrestabes Surabaya. Korban mengklaim dengan kehilangan mobil tersebut, dia sudah mengalami kerugian sebesar sebesar Rp200 juta.

“Kita masih melakukan pengembangan, sebab dua DPO masih kita kejar. Sementara dari pengakuan IM, para pelaku ini sudah beraksi di beberapa TKP sejak 2017 yang lalu,” kata Sudamiran. (ocn)

Reporter/Penulis : Roesdan Suriansyah
Editor : Moch. Amir


Bagikan artikel ini