K.H. Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.

Cucu Aa Gym Usia 2 Bulan Meninggal, Alami Sindrom Kematian Bayi Mendadak?

21 May 2018 05:50

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Cucu K.H Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym yang masih berusia dua bulan meninggal dunia pada Minggu (20/5/2018) di Bandung, Jawa Barat. 

Bayi bernama Gheziya Naura Khadija ini merupakan putri kedua dari Ghaitsa Zahira Sofa, putri ketiga Aa Gym dengan istri pertama, Teh Nini. Gheziya merupakan buah hati Ghaitsa dengan Ustad Maulana Yusuf.

Sebagai kakek, Aa Gym tentu berduka atas kepergian cucunya. Ustad kondang asal Bandung, Jawa Barat, itu pun mengungkapkan rasa duka citanya lewat sebuah postingan di Twitter.

“Innalillahi wainnaillaihi rojiuun.. Mohon do’a telah meninggal dunia cucu bungsu Aa, Gheziya Naura Khadija anak kedua dari Maulana Yusuf dan Ghaitsa Zahira Shofa, pada 20 Mei 2018 pukul 16.12 WIB,” tulis Aa Gym seperti dilihat Senin (21/5/2018).

Postingan Aa Gym itu telah diretweet lebih dari 700 kali dan mendapat lebih dari 1.800 like. Netizen juga membanjiri postingan itu dengan beragam ungkapan duka cita.

Aa Gym ungkap berita duka kepergian sang cucu di sosial media.

Sebelumnya, kabar duka ini juga diungkap oleh putri pertama Aa Gym, Ghaida Tsurayya di Instagram. “Selamat jalan Gheziya Naura Khadija.. bayi solehah penyejuk hati, jadi bidadari di surga yaaa,” tulisnya.

Dalam postingan berikutnya, Ghaida kembali memperlihatkan foto-foto si mungil Gheziya bersama kakak sepupunya Ghazlina. Di foto itu Ghaida menuliskan bahwa kematian tidak melihat usia, kondisi senang atau sedih, dan bisa menimpa siapa saja.

Kita aja nggak tahu 5 menit ke depan masih hidup apa tidak. Ya Rabb, semoga kita semua bisa meninggal dalam keadaan husnul khotimah punya cukup bekal, tulis Ghaida.

Ungkapan duka dan doa pun mengalir dari warganet atas kepergian Gheziya. Tapi, Ghaida tidak mengungkap apa yang menyebabkan bayinya meninggal tiba-tiba.

Ghaida Tsurayya (kanan dilingkari) dan bayi Gheziya Naura Khadija.

Sindrom kematian bayi mendadak

Namun, ada satu komentar menarik datang dari netizen atas nama akun @7ilwahba7fi_Akun ini menuliskan tentang Sindrom Kematian Bayi Mendadak atau yang disingkat dengan SIDS.

Pemilik akun tersebut juga memaparkan apa itu SIDS, faktor penyebab SIDS dan bagaimana cara pencegahan SIDS.

Melansir dari momjunction, SIDS adalah kematian yang tidak dapat dijelaskan. Biasanya hal ini terjadi ketika bayi sedang tertidur di malam hari atau siang hari.

SIDS kebanyakan terjadi pada bayi yang usianya masih di bawah satu tahun. Penyebab pasti sindrom ini tetap misterius.

Namun, ada kelainan kesehatan tertentu yang dapat menyebabkan SIDS pada bayi. Kelainan itu ada di bagian otak bayi yang biasanya mengontrol pola pernapasan si kecil.

Selain kelainan otak, SIDS juga bisa disebabkan karena infeksi saluran pernapasa, rendahnya berat badan bayi saat lahir, hyperthermia (peningkatan suhu) dan orangtua perokok.

SIDS juga bisa disebabkan karena lingkungan atau posisi tidurnya yang salah.

Salah satu cara yang paling ampuh untuk mencegah terjadinya SIDS adalah dengan memberikan ASI Eksklusif.

Bayi yang diberi ASI memiliki risiko lebih rendah terkena SIDS jika dibandingkan dengan bayi yang hanya diberikan susu formula.

Usia maksimal bayi terkena SIDS adalah dua sampai enam bulan. Pada fase ini, kekebalan bayi biasanya rendah. Oleh karena itu, ASI mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh si kecil. Sehingga, ia dapat melawan kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuhnya. (*)