Ilustrasi masker kain. (Ngopibareng)

Cucilah Masker Kain Seperti Mencuci Pakaian Dalam

Nasional 15 April 2020 10:48 WIB

Masker kain saat ini diwajibkan dipakai semua orang ketika ke luar rumah demi agar risiko tertular virus corona baru atau COVID-19 berkurang. Tapi jangan lupa tetap menjaga kebersihan masker yang terbuat dari kain.

Jadi sebaiknya rutinlah mencucinya sama seperti pakaian dalam Anda, kata Darrell Spurlock, direktur Leadership Center for Nursing Education Research, Widener University di Pennsylvania, Amerika Serikat.

"Ganti setiap hari dan saat kotor," kata dia seperti dilansir Medical Daily.

Spurlock menyarankan mencuci masker dengan air panas dan deterjen untuk memastikan virus dan kotoran keluar dari kain.

“Pencucian normal untuk masker yang terbuat dari kain pakaian, termasuk mengeringkan masker dengan panas tinggi, harusnya cukup untuk menghilangkan inokulasi virus corona," kata dia.

Para ahli kesehatan meyakini virus corona baru dapat dengan mudah menyebar melalui tetesan atau droplet dari batuk atau bersin. Sebagian mereka berpendapat, mengenakan masker wajah di ruang publik dapat membantu mengurangi risiko pajanan atau penularan virus.

Sebelumnya, Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan masker kain cukup untuk mereka yang sehat. Dia menyarankan orang-orang mencuci rutin masker dan tidak memakainya lebih dari empat jam.

Di sisi lain, ahli virologi pemenang Nobel, Harold Varmus dan Komisi Tetap Penyakit Menular dan Ancaman Kesehatan Abad 21, Amerika Serikat, Harvey Fineberg seperti dilansir The Guardian pernah mengungkapkan, masker kain bisa menghentikan 99 persen droplet.

Namun, ingatlah masker kain tidak boleh dikenakan anak-anak di bawah usia dua tahun, siapapun yang mengalami kesulitan bernapas atau mereka yang tidak bisa melepas masker sendiri.

Selain masker, tetaplah menjaga jaga jarak fisik dan sosial dan menerapkan perilaku bersih seperti mencuci tangan dengan air dan sabun. (ant/rtr)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

09 Aug 2020 07:10 WIB

Pesantren harus Menjadi Sumber Peradaban dan Aqidah

Nasional

Pesantren memiliki peran penting dalam menciptakan ulama.

08 Aug 2020 18:49 WIB

KPK Buka Lowongan untuk Jadi Juru Bicara

Nasional

Terbuka untuk ASN maupun non ASN.

08 Aug 2020 17:58 WIB

Nakes yang Meninggal Dapat Bintang Jasa dan Santunan Rp 300 Juta

Nasional

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, tahap pertama diberikan pada 22 orang.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...