Ilustrasi: Fa Vidi/Ngopibareng.id)

Covid-19 dan Dunia Pendidikan

As’ad Said Ali 11 August 2020 07:07 WIB

Salah seorang cucu saya minggu lalu kembali masuk pesantren di Jakarta memulai ajaran baru. Saya dengar ada sekolah internasional di Jakarta juga mengajukan izin untuk membuka kembali sekolah, tetapi pemerintah belum memberi izin.

Tampaknya ada 2 pemikiran yang berbeda :

Satu pihak memandang perlu dimulainya pendidikan jarak dekat seperti pesantren diatas. Tentu ini didasarkan banyak hal khususnya dampak negatip dari aspek pendidikan jarak jauh, yg sejauh ini belum diketahui positip atau negatipnya.

Pihak lain masih memandang perlu tetap berlaku aturan pendidikan jarak jauh didasarkan pada pertimbangan untuk mencegah penyebaran covid 19. Artinya menganggap pendidikan jarak jauh ok ok saja.

Saya termasuk orang yang mengkhawatirkan dampak negatif pendidikan jarak jauh secara masal yang sudah berlangsung sekitar lima bulan.

Sudahkah para ahli pendidikan memikirkan solusi jalan tengah bagaimana agar pendidikan jarak dekat dalam batas tertentu dapat dimulai, tetapi tetap aman dari Covid 19 ?.

Saya yakin ada solusi terbaik untuk menyelamatkan masa depan anak anak kita. Mungkin yang dilakukan oleh pesantren diatas adalah KEARIFAN LOKAL BANGSA KITA. Wallahu A’ lam.

DR KH As'ad Said Ali
(Pemerhati masalah sosial politik, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama periode 2010-2015)

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

29 Sep 2020 11:06 WIB

Perkenalkan Sejarah Muhammadiyah, Begini Alasan Siti Noorjannah

Khazanah

Jalan menjadi generasi terbaik dengan berakhlak mulia

29 Sep 2020 10:54 WIB

Kapan Kartu Prakerja Gelombang 11 Dibuka? Ini Penjelasannya

Nasional

Apakah pemerintah akan membuka pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 11? 

29 Sep 2020 10:37 WIB

Mengenal Anosmia Gejala Baru Covid-19

Kesehatan

Anosmia gejala kehilangan indra penciuman bagi pasien Covid-19.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...