Dua kapal induk AS segera diluncurkan ke kawasan Laut China Selatan, Kapal USS Ronald Reagan dan USS Nimitz. (Foto:Youtube)
Dua kapal induk AS segera diluncurkan ke kawasan Laut China Selatan, Kapal USS Ronald Reagan dan USS Nimitz. (Foto:Youtube)

China Latihan Militer, AS Langsung Luncurkan Dua Kapal Induknya

Ngopibareng.id Internasional 04 July 2020 17:52 WIB

Amerika Serikat (AS) mengirimkan dua kapal induk ke Laut China Selatan, hari ini, Sabtu. Pada saat yang sama, China tengah menggelar latihan militer di wilayah laut sengketa tersebut, demikian dilaporkan Wall Street Journal.

Kapal USS Ronald Reagan dan USS Nimitz akan berada di wilayah itu mulai Sabtu, menurut media AS tersebut, mengutip pernyataan komandan grup tempur AS tersebut.

"Tujuannya adalah untuk memberikan sinyalemen yang jelas kepada rekan dan sekutu kami bahwa kami berkomitmen pada keamanan dan stabilitas kawasan," kata Laksamana Muda George M. Wikoff.

Dia menambahkan bahwa latihan itu bukanlah respons terhadap tindakan China, yang dikritik Pentagon sebagai "upaya kontraproduktif dalam meredakan ketegangan dan menjaga stabilitas."

Wikoff tidak memberikan keterangan rinci soal lokasi kapal-kapal induk AS itu akan menggelar latihan, yang akan akan dijalankan oleh dua kapal induk serta empat kapal perang dan sejumlah jet tempur.

Pihak China menyangkal kritik yang dilayangkan terhadap latihan militernya pada Jumat kemarin, dan justru menyebut AS adalah pihak yang mestinya disalahkan atas peningkatan ketegangan yang terjadi.

Lebih lanjut, China mengumumkan pada pekan lalu bahwa Beijing telah menjadwalkan latihan militer mulai 1 Juli dekat Kepulauan Paracel, wilayah yang diklaim oleh China dan Vietnam.

Vietnam dan Filipina sebelumnya juga telah melayangkan kritik atas rencana latihan itu dengan memperingatkan bahwa tindakan itu dapat memperburuk keadaan di kawasan serta berdampak pada hubungan Beijing dengan negara-negara tetangganya.

Dalam sengketa itu, AS menuduh China mempersempit Laut China Selatan dan mencoba mengintimidasi negara-negara di kawasan sekitar yang mungkin ingin mengeksplorasi gas dan minyak yang terdapat di sana.

China mengklaim 90 persen Laut China Selatan --wilayah yang berpotensi kaya akan sumber daya energi, namun Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina Taiwan, dan Vietnam juga mengklaim bagian mereka di sana.(ant/rtr)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

25 Nov 2020 18:25 WIB

1.000 Pekerja Pembangunan Bandara Kediri Mendapatkan BPJS

Jawa Timur

Didaftarkan hingga 2 tahun.

25 Nov 2020 18:00 WIB

Ketahui Manfaat Kerja Sama Surabaya-Jepang lewat Webinar Centrius

Surabaya

Sister city dalam green cities dengan Kitakyushu di Jepang.

25 Nov 2020 17:46 WIB

Dinas Kesehatan Mempersiapkan 2Ribu Lebih Tenaga Vaksinator

Nusantara

Jateng akan menerima 21ribu lebih vaksin Covid-19 dari pusat.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...