Jajaran Bawaslu Banyuwangi menjalani rapid test di Kantor Bawaslu Banyuwangi. (Foto: Dok. Bawaslu Banyuwangi)

Cegah Klaster Covid-19, Bawaslu Banyuwangi Rapid Test Massal

24 Oct 2020 17:36

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Bawaslu Banyuwangi melaksanakan rapid test massal, Sabtu, 24 Oktober 2020. Seluruh jajaran Bawalu mulai dari Komisioner Bawaslu dan Sekretariat Bawaslu Banyuwangi, Panwaslu Kecamatan dan staf, hingga Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) se-Banyuwangi wajib mengikutinya. Rapid test ini untuk memastikan seluruh jajaran Bawaslu tidak terpapar covid-19.

Rapid test massal ini merupakan kali kedua dilakukan Bawaslu Banyuwangi. Rapid Test tahap pertama digelar pada 16 Juli 2020 lalu. Kegiatan ini digelar secara serentak dalam sehari. Pelaksanaannya dibagi dalam 5 lokasi sesuai daerah pemilihan yang ada di Banyuwangi. Tot ada 434 jajaran Bawaslu yang mengikuti rapid test serentak kali ini.

"Pada tahapan kampanye kali ini rapid test kembali dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi pada 9 Desember mendatang," jelas Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, Sukorenangningsih.

Sukorenangningsih mengatakan, kegiatan ini merupakan instruksi dari Bawaslu Republik Indonesia. Tujuannya untuk memastikan jika personil pengawas pemilihan di Banyuwangi kondisinya sehat hingga tahap kampanye ini. Mengenai hasil rapid test, pihaknya masih menunggu hasil dari pihak medis setelah proses rapid test tuntas.

"Kami berharap, semoga hasil rapid test jajaran pengawas Pemilu di Banyuwangi non reaktif semua seperti hasil rapid test tahap pertama dulu," harapnya.

Jika hasil rapid test non reaktif semua, lanjut Sukorenangningsih, masyarakat akan semakin yakin jika penyelenggara pemilihan khususnya Bawaslu dan jajarannya kondisinya sehat dan tidak bagian dari cluster baru penyebaran Covid 19. Kondisi ini akan semakin memantapkan kesiapan pengawas pemilihan untuk terjun ke lapangan serta pelaksanaan Pilkada di Banyuwangi dapat berjalan tanpa kekhawatiran.

Sukorenangningsih menambahkan pelaksanaan rapid test ini merupakan ikhtiar untuk mencegah penyebaran covid-19 sekaligus salah satu upaya untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa jajaran Pengawas Pemilu di Banyuwangi sehat dan siap menjalankan tugas di tengah pandemi saat ini.

"Apalagi intensitas kinerja pengawasan dalam kegiatan kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi saat ini semakin tinggi," pungkasnya.