Cara Masjid al Akbar Surabaya Merawat Hewan Kurban agar Higienis

31 Aug 2017 18:46 Surabaya

Surabaya : Masjid Al Akbar Surabaya akan menerapkan beberapa langkah khusus guna menjaga hewan kurban tetap higienis serta halal selama proses penyembelihan hingga distribusi ke masyarakat. Beberapa SOP juga akan diterapkan untuk merawat hewan kurban lebaran Idul Adha 2017 kali ini.

"Ada beberapa tahapan yang kami siapkan. Mulai hewan diserahkan ke kami langsung kami rawat dan kami tempatkan di bawah tenda yang rindang," ujar Humas Masjid Al Akbar, Helmi Muhammad Nur, Kamis (31/8/2017).

Selama berada di areal Masjid al Akbar, hewan kurban juga akan dimandikan serta dirawat dengan memberikan makanan khusus potongan jagung dua kali sehari.

Tahap selanjutnya adalah proses pemotongan dimana panitia telah menyiapkan lokasi transit hewan sehingga hewan yang akan dipotong tidak mengetahui proses pemotongan sebelumnya. Sebanyak 30 orang khusus pemotong dan pencacah juga disiapkan

Tim pemotongan dan pencahahan dilengkapi alat canggih berupa Bone Saw Meat (mesin pemotong daging dan tulang). "Saat proses pemotongan dan pencacahan mendapat supervisi dari Dinas Peternakan Provinsi Jatim dan Fakultas Kedokteran Hewan Unair Surabaya," ujar Helmi

Di area pemotongan juga disiapkan 6 lubang untuk menampung darah hewan yang dipotong. Jika penuh, darah yang masuk dalam lubang pemotongan akan diambil lantas dibawa ke area kompos yang memiliki diameter 3x3 meter dengan kedalaman 1 meter dan akan dimasukkan bersama limbah kotoran hewan lainnya untuk diproses menjadi kompos. Hasil kompos ini selanjutnya digunakan untuk tanaman di sekitar Masjid al Akbar Surabaya.

"Jeroan juga akan kami bersihkan dan direbus hingga masak. Setelah itu, dicampur merata dalam paket qurban bersama daging dan tulang seberat 1-1,5 KG perbungkus," ujar Helmi.

Sementara itu, proses pemotongan dan pembagian hewan kurban sendiri akan digelar pada hari Sabtu (2/9/2017). Sasaran pembagian adalah masyarakat sekitar Masjid al Akbar berbasis data Gakin yang telah diverifikasi oleh RT dan Kelurahan. Selain itu juga akan dibagikan kepada masyarakat lain yang sudah diverifikasi oleh panitia. (wah)

Penulis : Wahidin


Bagikan artikel ini