Petugas Bandara Internasional Juanda, ketika melakukan pengecekkan suhu tubuh penumpang. (Foto: Istimewa)

Cara Bandara Internasional Juanda Minimalisir Penyebaran Covid-19

24 Oct 2020 06:15

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Bandara Internasional Juanda memberlakukan protokol kesehatan di dalam area gedung. Hal tersebut, dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan penumpang, selama pandemi Covid-19.

Ketika dikonfirmasi, Communication & Legal Section Head PT Angkasa Pura I Juanda, Yuristo Ardhi Hanggoro mengatakan, para penumpang harus terapkan protokol kesehatan, sesuai dengan anjuran pemerintah.

Protokol kesehatan yang dimaksud, lanjut Yuristo, meliputi 3M yakni wajib memakai masker, wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta wajib mencuci tangan dengan sabun.

Selain itu, kata Yuristo, masyarakat yang ingin berpergian menggunakan pesawat terbang harus membawa surat yang menyatakan jika mereka dalam kondisi sehat dan diperbolehkan untuk melakukan perjalanan jauh.

“Syaratnya sesuai ketentuan Gugus Tugas (Gusgas), sampai saat ini masih disyaratkan membawa hasil tes rapid non reaktif. Syarat lain seperti dokumen identitas dan tiket penerbangan, tentunya juga wajib dibawa,” kata Yuristo, kepada Ngopibareng.id.

Yuristo mengungkapkan, selain mewajibkan penumpang untuk membawa beberapa persyaratan. Bandara Internasional Juanda juga melakukan upaya memutus penyebaran Covid-19.

“Kami sudah secara terus menerus dan konsisten menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” ucapnya.

Menurut Yuristo, upaya meminimalisir penyebaran Covid-19 di dalam area Bandara Internasional Juanda tersebut berupa pemberian pembatas antrian, serta terus mengingatkan agar penumpang menerapkan protokol kesehatan.

“Mulai dari penyiapan fasilitas marka pembatas jarak antrian, penempatan hand sanitizer, pengukuran suhu tubuh dengan thermo gun, dan announcement sosialisasi protokol kesehatan,” kata dia.

Selain itu, kata Yuristo, Bandara Internasional Juanda juga telah membentuk tim yang bertugas untuk memantau protokol kesehatan. Petugas tersebut, lanjutnya, sudah diberi bekal agar tak ikut menyebarkan virus.

“Untuk petugas, kami lengkapi dengan APD dan pemberian suplemen untuk menjaga imunitas tubuh. Tidam hanya itu, mitra-mitra usaha kami di bandara juga menerapkan protokol kesehatan di area usahanya,” tuturnya.

Ketika jam operasional Bandara Internasional Juanda tutup, tim khusus tersebut bertugas menyemprotkan cairan desinfektan, agar virus yang menempel tidak menulari orang yang tak sengaja menyentuhnya.