Calon Ketum Golkar Airlangga Kemungkinan Dipilih Aklamasi

04 Dec 2019 19:38 Nasional

Ketua umum Partai Golkar petahana Airlangga Hartarto berpelung dipilih kembali secara aklamasi. Dari hasil pandangan umum DPD Golkar, sebagian besar kader secara terang-terangan menghendaki Airlangga Hartarto memimpin kembali partai berlogo pohon beringin tersebut.

Beberapa DPD Golkar yang sebelumnya diklaim sebagai pendukung calon ketua umum Bambang Soesatyo (Bamsoet), kini memperkuat dukungan kepada petahana Airlangga.

Bamsoet yang digadang-gadang sebagai penantang tunggal Airlangga Hartarto malah mundur dari pencalonan. Mantan Ketua DPR RI itu mengintruksikan kepada pendukungnya, supaya mengalihkan dukungannya kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Kabinet Indonesia Maju, periode 2019-2024.

"Mengingat dukungan kepada Pak Airlangga lebih dari separuh, kemungkinan ia akan terpilih secara aklamasi," kata Bamsoet kepada wartawan dalam sebuah acara di Jakarta, Rabu 4 Desember 2019.

Airlangga Hartarto sendiri mengatakan, komunikasi dengan Bamsoet untuk bersama-sama membangun Golkar sudah dilakukan sejak lama. Tidak hanya saat menjelang Munas.

Komunikasi serupa juga dilakukan dengan sesepuh Partai Golkar seperti Akbar Tanjung, Jusuf Kalla, Aburizal Bakri, dan Luhut Binsar Panjaitan.

"Sejak Ketua Umum Golkar Setnov (Setyanovanto) lengser tahun 2017, kami sepakat untuk membangun Golkar menjadi partai besar, kuat, berwibawa, dalam berpolitik maupun dalam berbangsa dan negara," kata Airlangga.

Petahana yang merangkap sebagai Menko Ekonomi Kabinet Indonesia Maju, mengapresiasi peserta Munas X Golkar yang tetap mengedepankan persatuan dan keutuhan Golkar.

Ribut-ribut dan kegaduhan menjelang Munas mereda saat Munas dimulai. "Kami berterima kasih kepada seluruh kader Golkar yang ikut mensukseskan Munas X Golkar," kata Airlangga.

Menurut rencana, proses pemilihan calon ketua umum partai Golkar baru akan dilakukan malam ini, Rabu 4 Desember 2019.

Penulis : Asmanu Sudharso
Editor : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini