Bupati Pasuruan Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional di Pandaan

17 Oct 2019 16:12 Ngopibareng Pasuruan

Ribuan anak-anak KB (Kelompok Bermain), PAUD (Pendidikan anak usia dini), TK (Taman Kanak-Kanak) dan SD di Kabupaten Pasuruan peringati Hari Anak Nasional (HAN) di Taman Chandra Wilawatikta, Kecamatan Pandaan, Pasuruan.

Acara tersebut dihadiri langsung Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf dan Bunda PAUD Kabupaten Pasuruan, Lulis Irsyad Yusuf. Kedatangan Irsyad-Lulis disambut hysteria anak-anak yang tengah bermain dolanan, sebuah permainan tradisional yang dihidupkan kembali di masa kini.

"Selamat datang bapak, selamat datang ibu, selamat datang kami ucapkan. Salam, salam, terimalah salam dari kami yang ingin maju bersama-sama," teriak ribuan anak dengan kerasnya.

Puncak HAN tahun 2019, sebanyak 7.099 anak terdaftar ikut lomba mewarnai. Dari jumlah itu, anak TK mendominasi dengan keikutsertaan 5.956 anak. Sedangkan sisanya 1.143 berasal dari anak Kelompok Bermain (KB).

Menurut Samsulin Arkhandi selaku Ketua IGTKI Kabupaten Pasuruan, Puncak HAN Kabupaten Pasuruan dibagi menjadi 2 kegiatan. Yakni wilayah timur yang telah dilaksanakan di Grati, dan wilayah barat yang meliputi 12 kecamatan, digelar di Pandaan. Lomba ini bertujuan untuk memfasilitasi anak-anak KB/TK agar lebih mencintai seni mewarnai.

Selain lomba mewarnai, Puncak HAN di Kabupaten Pasuruan juga dimeriahkan dengan perform Patrol dan Perkusi yang dimainkan oleh 400 anak. Mereka membawa alat musik patrol (kentongan) dan perkusi. Kemudian juga ada tarian kolosal dolanan anak. Yakni dengan menampilkan 100 anak asal kecamatan Pandaan dan Prigen. Lalu, di panggung, anak-anak lomba mewarnai juga akan diajak oleh 50 anak Pandaan untuk bergoyang bersama dengan senam famire.

Tak selesai sampai di situ, kemeriahan HAN di Kabupaten Pasuruan juga semakin wow dengan adanya tari Indonesia Fantasi oleh 25 anak Prigen, serta penampilan grup paduan suara anak SD Kebonwaris Pandaan.

"Ini akan menjadi gebyar Hari Jadi Kabupaten Pasuruan dan puncak HAN tingkat Kabupaten Pasuruan," tegas Sulin yang juga guru TK Sunan Giri Pandaan ini.

Sementara itu, Bupati Irsyad Yusuf dalam sambutannya mengajak kepada para orang tua untuk menjaga betul anak-anaknya dari pengaruh negative. Baik melalui media social (gadget) maupun lingkungan sekitar tempat tinggal.

"Kita jaga betul anak-anak kita. Jangan karena biar diam, kemudian kita biarkan anak-anak kita bermain gadget sampai melupakan masa kanak-kanaknya dia. Kita jaga anak-anak kita dari pengaruh orang yang membawa pengaruh buruk ke kita," katanya.

Dengan digelarnya Puncak HAN, Irsyad berharap akan peningkatan kualitas anak-anak yang dimulai dari peningkatan kualitas keluarga. Hal itu sejalan dengan visi misi dirinya bersama Wakil Bupati Mujib Imron dalam menciptakan Kabupaten Pasuruan yang sejahtera, maslahat dan berdaya saing.

"Kita punya program unggulan namanya Rumahku Surgaku, di mana peran keluarga adalah segalanya. Kemaslahatan sebuah bangsa dimulai dari kualitas keluarga. Mari kita bentuk anak-anak kita menjadi generasi penerus bangsa yang tak hanya pintar tapi juga berakhlaqul karimah. Dunianya dapat, akhiratnya juga dapat," katanya diikuti tepukan tangan para undangan. (sumber: www.pasuruankab.go.id)

Penulis : Witanto


Bagikan artikel ini