Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menanam pohon penghijauan sebagai kepedulian terhadap lingkungan. (Foto: Dok Humas)
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menanam pohon penghijauan sebagai kepedulian terhadap lingkungan. (Foto: Dok Humas)

Bupati Pasuruan Ajak Masyarakat Peduli Kelestarian Lingkungan

Ngopibareng.id Ngopibareng Pasuruan 21 November 2019 12:38 WIB

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf mengajak seluruh elemen masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan. Ajakan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam acara Resepsi Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, di Dome Sentra Produk Unggulan Kabupaten Pasuruan, Pogar Bangil, kemarin.

Menurutnya, kepedulian pada kondisi lingkungan harus terus ditingkatkan. Mengingat perubahan iklim yang sangat ekstrim terjadi sejak beberapa tahun belakangan. Khususnya bila dibanding tahun lalu, udara di siang hari begitu menyengat akhir-akhir ini.

"Pasti semuanya setuju kalau tahun ini, cuaca pas musim kemarau seperti sekarang ini panasnya bukan main. Menyengat sekali kalau sudah keluar rumah. Inilah fenomena alam yang harus kita pahami bersama," katanya.

Perubahan iklim yang sangat terasa tahun ini, bisa disebabkan beberapa hal. Diantaranya dampak dari pemanasan global, efek rumah kaca, kebakaran hutan, penebangan pohon secara besar-besaran, dan factor lainnya.

Kata Irsyad, seluruh penyebab tersebut terjadi akhir-akhir ini, sehingga tak pelak, langsung berdampak pada berubahnya kualitas udara yang ada di lingkungan sekitar.

"Kebakaran hutan juga masih terjadi. Belum lagi semakin berkurangnya sumber daya air karena banyak pohon yang sudah ditebang sembarangan. Itulah suatu tanda peringatan dari Allah SWT yang harus kita pahami bersama," katanya.

Oleh karenanya, Irsyad menegaskan bahwa tidak ada kata terlambat untuk menyelamatkan lingkungan demi masa depan generasi mendatang. Caranya adalah dengan memperbanyak penanaman pohon yang terfokus pada lahan kritis, daerah aliran sungai, dam atau bendungan, serta di daerah rawan bencana.

Tak hanya itu saja, beberapa langkah dan upaya juga harus bisa dilaksanakan secara berkelanjutan. Seperti penataan ekosistem lingkungan dan pemulihan di lahan masyarakat melalui SDSB (Satu Desa Satu Bank Sampah), memperbanyak taman kota, membangun trotoar untuk pejalan kaki dan membangun jalur bersepeda, dan lain sebagainya.

"Sebagai contoh, kalau kita bangun jalur bersepeda, maka itu merupakan bentuk upaya pengurangan polusi udara dari kendaraan bermotor. Kita juga bisa membangun ruang public berkonsep pembangunan taman yang teduh dan nyaman yang pada akhirnya mendorong proses perubahan perilaku untuk tidak membuang sampah sembarangan," katanya.

Sementara itu, dalam Resepsi Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Pasuruan, Bupati Irsyad bersama Wabup Mujib dan anggota Forpimda menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Juara I dari Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo; Juara II Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari; serta Juara 3 Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati. Di akhir kegiatan, seluruh undangan diajak untuk menanam bibit pohon penghijauan di sekitar lokasi acara. (www.pasuruankab.go.id)

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Dec 2020 09:30 WIB

KKP Bakal Bangun Pembibitan Mangrove di Pasuruan

Nasional

Juga akan ada pelatihan pengolahan produk turunan mangrove untuk warga.

01 Dec 2020 22:31 WIB

Diprotes Cemari Lingkungan, Operator PLTU Klarifikasi

Jawa Timur

PLTU Paiton mengklaim pengelolaan limbah sudah sesuai standar yang ada.

24 Nov 2020 16:15 WIB

4 Baliho Bergambar Rizieq Shihab di Pasuruan Dicopot

Jawa Timur

Total ada 14 reklame dan baliho yang diturunkan paksa oleh petugas gabungan

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...