Risma saat menghadiri acara buka bersama. (Foto: Alief/ngopibareng.id)

Alasan Tutup Dolly, Risma Ingin Ubah Warga dari Kebiasaan Negatif

Surabaya 26 May 2019 23:59 WIB

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, mengungkapkan alasannya menutup lokalisasi Dolly karena ingin menyelamatkan hidup warga khususnya anak-anak. 

"Saya tidak ada niat sedikitpun membuat warga menderita saat menutup Dolly. Paling penting, saya ingin selamatkan anak-anak," ujar Risma saat menggelar Buka Puasa Bersama Warga Eks Lokalisasi, Minggu, 26 Mei 2019.

Kata Risma, anak-anak tak akan bisa meraih mimpi dengan kondisi lingkungan yang negatif. Risma menganggap, lingkungan yang baik akan membentuk warga yang baik pula. Baik di mata masyarakat maupun di mata Tuhan.

Konsekuensinya, ia berjanji akan membantu masyarakat khususnya anak-anak untuk bisa beralih dari kebiasaan negatif ke kebiasaan baru yang positif, terutama dari sisi ekonomi.

"Kalau ada warga yang butuh apapun, hubungi lurah. Kami akan bantu. Kalau mendesak, saya yang akan turun. Jam 1 malam pun tidak masalah," katanya.

Namun, wali kota perempuan pertama Surabaya itu berpesan kepada masyarakat untuk tetap berperan aktif dalam perubahan.

Ia mencontohkan, warga menginisiasi meminta Pemkot untuk membangun sentra batu akik. Menurutnya, permintaan warga harus diikuti demi mengembalikan kegiatan positif.

"Saya ikut warga. Ini sudah mau bangun sentra akik. Ada juga yang minta pasar burung. Saya ikuti saja. Yang penting dapat dimanfaatkan oleh panjenengan semua," kata Risma.

Menurutnya, tidak hanya Pemkot yang membenahi kawasan Dolly, warga juga harus ikut memulai membenahi mulai dari pribadinya. Ia minta warga untuk berdoa memohon ke Tuhan.

"Tidak ada yang tak mungkin bagi Allah. Allah akan penuhi semua asal kita memohon. Yang penting mau usaha biar nggak jadi fakir. Kalau jadi fakir, kita bisa jadi kafir kan," kata Risma. (alf)

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

08 Jul 2020 15:37 WIB

Karyawan Terindikasi Covid, BRI Kota Malang Buka Seperti Biasa

Jawa Timur

Sekitar 70 persen karyawannya menjalani kerja di rumah

08 Jul 2020 15:24 WIB

Rapid Test Peserta UTBK Ditukar Mendadak, Ini Penjelasan Unair

Pendidikan

Unair mengaku hasil rapid test berubah setelah 30 menit.

08 Jul 2020 15:15 WIB

Pelanggan Gasku di Batam Dapat Sembako dari PT Gagas Energi

Nasional

Sembako dibagikan di Batam.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...