Petugas BPOM Surabaya melihat botol dan jeriken yang berisi jamu dengan komposisi yang diduga tidak sesuai dengan peruntukannya, Kamis 22 Maret 2018. (Foto: Antara)
Petugas BPOM Surabaya melihat botol dan jeriken yang berisi jamu dengan komposisi yang diduga tidak sesuai dengan peruntukannya, Kamis 22 Maret 2018. (Foto: Antara)

BBPOM Gerebek Industri Pembuatan Jamu di Tulangan

Ngopibareng.id Jawa Timur 23 March 2018 08:34 WIB

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya, menggerebek industri pembuatan jamu yang ada di Desa Singopadu, Tulangan, Jawa Timur pada Kamis malam karena diduga tidak sesuai dengan aturan yang ada.

Kepala Penyidikan BPOM Jawa Timur, Siti Amanah, Kamis mengatakan, penggerebekan ini berdasar informasi masyarakat yang usai mengkonsumsi jamu ini, wajahnya menjadi bengkak dan perut buncit.

"Petugas juga memeriksa jamu siap edar yang ditampung di jeriken yang tertumpuk dan berisi jamu tradisional tersebut," ujarnya.

Dalam penggerebekan, kata dia, petugas BPOM dibantu anggota Satreskrim Polresta Sidoarjo. Di lokasi, petugas yang berjumlah sekitar 9 orang itu langsung melakukan pemeriksaan pada jamu cair kemasan botol mineral ukuran 1,5 liter.

Dia menambahkan, bahan jamu yang dibuat campuran ini dicampur dengan bahan kimia yang diduga kurang memenuhi standar yang sudah ditentukan.

"Jumlah jeriken ada di gudang itu ada sejumlah 838 jiriken. Dan untuk botolan ada sejumlah 8.360 buah. Pemilik gudang atau usaha jamu, tak berada dalam penggerebekan ini," ucapnya (ant)

Penulis : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...