Hari Menanam Pohon BPJN XVII Manokwari Ikut Berpartisipasi Penghijauan Papua Barat

19 Dec 2018 14:08 Timur Indonesia

Deforestasi jadi resiko pesatnya perkembangan manusia. Kian padatnya pemukiman membuat luas hutan juga berkurang yang dapat mempengaruhi kualitas lingkungan. Ini menjadi substansi peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia yang jadi salah satu rangkaian Hari Bakti Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Di Provinsi Papua Barat, momen ini diimplementasikan dengan penanaman 1000 pohon secara simbolis di Simpang Lima SP 1 Kabupaten Manokwari. Tepatnya di ruas jalan Warmare-Prafi KM53 sampai dengan KM58, Senin 17 Desember 2018.

Sebagai ibukota provinsi Kabupaten Manokwari mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini memberi dampak pada lingkungan dan kesehatan manusia. Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan usai membacakan sambutan tertulis Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, membeberkan dampak itu terlihat dari menurunnya indeks kinerja perubahan iklim Indonesia. Turun satu setrip ke peringkat 38 dunia tahun ini.

"Penanaman pohon bukan sekedar untum penghijauan. Tetapi usaha ini merupakan bagian dari upaya menjaga sumber mata air dan pasokan oksigen untuk manusia. Tentu saja dengan mempertimbangkan jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi geografis di Papua Barat," kata gubernur.

Foto pendukung Direktur Bina Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi PUPR Ir Ober Gultom MT dan Kepala BPJN XVII Manokwari Dr Ir Yohanes Tulak Todingrara MT berfoto bersama dengan jajaran staf san Paguyuban Dharma Wanita BPJN XVII Manokwari usai melakukan penanaman pohon Foto Istimewa
Foto pendukung: Direktur Bina Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi PUPR Ir Ober Gultom MT dan Kepala BPJN XVII Manokwari Dr Ir Yohanes Tulak Todingrara MT berfoto bersama dengan jajaran staf san Paguyuban Dharma Wanita BPJN XVII Manokwari usai melakukan penanaman pohon. (Foto: Istimewa)

Dalam acara yang juga dihadiri Direktur Bina Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi PUPR Ir Ober Gultom MT, Kepala BPJN XVII Manokwari Dr Ir Yohanes Tulak Todingrara MT, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Provinsi Papua Barat lainnya.

"Nanti penanaman pohon juga akan kita lakukan ke arah Kebar di Kabupaten Tambrauw hingga ke Petik Bintang di jalur Trans Papua Barat Segmen 1. Sedangkan di Segmen 2 kita akan tanam di wilayah Gunung Botak yang masuk kawasan Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan," kata Kepala BPJN XVII Manokwari.

Tulak juga membeberkan pohon yang ditanam adalah jenis merbau dan nyatoh. Bibitnya merupakan bantuan dari Balai Pemantapan Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Perhutanan. " Kami sangat mendukung penanaman pohon ini. Apalagi tujuannya sangat mulia, untuk penyelamatan hutan dan sumber air," terangnya. (gem)

Penulis : Moch. Amir


Bagikan artikel ini