BPBD Kabupaten Pasuruan Imbau Masyarakat Waspada Pohon Tumbang

03 Jan 2020 15:45 Ngopibareng Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) terus mengimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap ancaman bencana puting beliung, tanah longsor dan banjir.

Imbauan ini bukan tanpa sebab. Beberapa hari hujan deras disertai angin kencang telah menyebabkan 1 rumah warga di Desa Ketegan, Kecamatan Rejoso, serta 2 rumah warga Dusun Jatisari, Desa Purwodadi, roboh akibat tertimpa pohon tumbang.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Tectona Jati mengatakan, 2 rumah warga yang tertimpa pohon tumbang di Desa Purwodadi terjadi pada Jumat, 3 Januari 2020 pagi sekitar pukul 04.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Hanya lecet saja, cucu salah satu pemilik rumah yang tertimpa pohon. Namanya Mubarok Al Kautsar. Sudah diberikan perawatan," katanya.

Dengan kejadian itu, Tecto menghimbau masyarakat agar senantiasa waspada dan hati-hati dengan kondisi alam yang kurang bersahabat seperti sekarang.

"Namanya bencana kita tidak tahu datangnya. Tapi seminimal mungkin kita sudah mengantisipasinya dengan selalu waspada kalau hujan turun dengan derasnya. Apalagi disertai angin kencang. Kalau punya pohon besar dan sangat tinggi, mungkin bisa dipangkas," katanya.

Di musim penghujan seperti saat ini, BPBD Kabupaten Pasuruan siap mendampingi masyarakat dalam hal kebencanaan. Seperti contohnya melakukan pembersihan Jembatan Magersari, Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati. Kata Tecto, jembatan tersebut sempat buntu akibat banyaknya material tanah, barongan (ranting pohon bamboo) dan sampah lain yang merupakan kiriman dari wilayah Winongan atas.

"Kalau dibiarkan ya jelas akan masuk ke jalan raya dan menggenangi rumah warga. Makanya kita turun bersama para relawan dan tagana untuk membersihkan sampahnya," katanya.

Sementara itu, saat ditanya seputar wilayah di Kabupaten Pasuruan yang masuk dalam daerah rawan bencana banjir, Tecto menegaskan ada 9 kecamatan. Yakni Gempol, Beji, Bangil, Kraton, Pohjentrek, Rejoso, Grati, Winongan, Gondang Wetan.

Apabila terjadi bencana banjir, pihaknya akan mendirikan posko bencana di beberapa wilayah. Di antaranya di Kalirejo, Bangil; Tambakrejo, Kraton; dan Kedawung Kulon, Grati. Posko tersebut sebagai bagian koordinasi, di samping selalu siap untuk memberikan bantuan yang sifanya urgent. Seperti dapur umum, obat-obatan dan keperluan bencana lainnya.

"Semoga Kabupaten Pasuruan dijauhkan dari bencana. Sampai sejauh ini, tidak ada laporan banjir. Hanya genangan saja, dan itu tidak masuk ke pemukiman warga," katanya. (sumber: www.pasuruankab.go.id)

Penulis : Witanto


Bagikan artikel ini