Persebaya vs Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat 11 Oktober 2019. (Foto: Haris/ngopibareng.id)

Borneo FC Akui Beruntung Tahan Imbang Persebaya di Kandang

Liga Indonesia 11 October 2019 23:21 WIB

Borneo FC cukup beruntung mampu menahan imbang Persebaya dengan skor 0-0 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jumat 11 Oktober 2019.

Pasalnya, hasil pekan ke-22 kali ini tak terlalu jauh dari target pelatih Borneo FC, Roberto Mario Carlos Gomez. Ia sejak awal hanya ingin bisa merebut poin di Surabaya.

"Hasil 0-0 adalah hasil bagus bagi kami ambil satu poin, karena Persebaya tim bagus dalam menyerang. Jadi kami cukup puas dengan hasil ini," kata Gomez sapaan akrabnya, usai pertandingan.

Gomez juga menyinggung pergantian beberapa pemain yang dilakukan Borneo FC secara beruntun di babak kedua.

Menurut Gomez, pergantian tersebut bukan bermaksud untuk mengulur waktu, melainkan memang ada pemainnya yang cedera.

"Memamg dua pemain diganti. Jadi bukan strategi, tapi memang betul untuk pemain cedera," imbuh pelatih asal Brazil ini.

Sementara itu, ketika ditanya soal permainan Borneo FC lebih menunggu, Gomez menjawab memang itu bagian dari strategi.

Ia mengintruksikan pada para pemainnya untuk lebih bersabar dalam mengambil keputusan.

"Memang instruksinya tidak terburu-buru. Kami mengumpan karena bisa berbahaya, jadi kami lebih kesannya menunggu agar tak berbuat kesalahan yang merugikan Borneo FC," ujar Gomez.

Saat ini Borneo FC tengah berjuang untuk berada di papan atas. Menurut Gomez, hal ini tentu sangat penting karena dibutuhkan penampilan konsisten. Ia menginginkan tim berjuluk Pesut Etam tak tergelincir di papan bawah.

"Tentu sangat penting bagi Borneo FC untuk meraih poin baik tiga maupun satu. Dari 17 pertandingan hanya satu kekalahan. Itu sangat penting untuk bekal lawan Bali dan Persija esok," ucap Gomez.

Saat ini, Borneo FC berada di peringkat empat dengan di klasemen sementara Liga 1. Mereka berada di posisi tersebut dengan mengumpulkan 34 poin dari 21 pertandingan yang dijalani.

Penulis : Haris Dwi

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

12 Aug 2020 01:34 WIB

Cegah Pengambilan Paksa Jenazah, Pemkot Malang Ingatkan RS

Jawa Timur

Terkait video viral pengambilan paksa jenazah di Malang.

12 Aug 2020 00:30 WIB

Bertambah 20 Orang, Kasus Covid-19 di Pasuruan Total 737 Kasus

Ngopibareng Pasuruan

Dalam sehari kasus baru covid-19 di Pasuruan bertambah 20 orang.

11 Aug 2020 23:34 WIB

BNI Dukung Ketahanan Pangan Lewat KUR untuk Petani

BNI Peduli

Bekerjasama dengan Kementerian Pertanian.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...