Kapolda Jawa Timur, Irjen machfud Arifin saat memberikan keterangan pers di Rusunawa Woncolo, Sidoarjo. (Foto: Haris/ngopibareng.id)

Bom Rusunawa Wonocolo Rencananya juga untuk Aksi Teror, tapi Meledak Duluan

Nasional 14 May 2018 01:23 WIB

Kapolda Jawa Timur, Irjen Machfud Arifin menyatakan jika ledakan bom di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo diduga akan digunakan untuk melakukan aksi teror yang sama,--yang terjadi di Surabaya pagi tadi. Kata Machfud, namun sebelum sempat terlaksana, bom itu meledak duluan.

“Kita sudah berhasil mengamankan lokasi. Kita tinggal mengevakuasi jasad pelaku,” kata Machfud kepada jurnalis di lokasi.

Kata Machfud, sesaat usai kejadian, polisi menemukan jika pelaku pengeboman yang bernama Anton Ferdiantono itu masih memegang switching bom. Akhirnya dengan terpaksa polisi harus melumpuhkannya.

Machfud menambahkan, jasad para pelaku saat ini akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk dilakukan identifikasi. Sementara itu, untuk warga penghuni Rusunawa Wonocolo, Machfud menyatakan minta waktu sebentar hingga esok siang agar dikosongkan sementara. (hrs)

Penulis : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Jun 2018 12:43 WIB

Metamorfosis Stigma Teroris, dari Baju Gamis ke Rambut Klimis

Feature

Sosok teroris selama ini hampir selalu digambarkan dengan sosok yang tertutup dan asosial dengan dengan tetangga. Benarkah?

03 Jun 2018 12:23 WIB

Metaformosis Stigma Teroris, dari Baju Gamis ke Rambut Klimis

Feature

Sosok teroris selama ini hampir selalu digambarkan dengan sosok yang tertutup dan asosial dengan dengan tetangga. Benarkah?

19 May 2018 10:35 WIB

Legislator Usulkan Sekolah di Surabaya Terapkan "Home Visit"

Surabaya

Program dianggap "home visit" ini lebih efektif dalam rangka mendekatkan guru sebagai orang tua di sekolah dengan orang tua yang ada di rumah

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.