Bom Meledak Saat Konser Ariana Grande, Tidak Ada Korban WNI

23 May 2017 16:09 Internasional

Manchester: Sebanyak 19 orang tewas dan sekitar 50 lainnya cedera setelah sebuah ledakan di Manchester Arena yang dinilai sebagai insiden teroris, kata polisi di kota di Inggris itu pada Selasa (23/05).

“Sejauh ini ada 19 orang yang dikonfirmasi meninggal, dengan sekitar 50 lainnya terluka. Saat ini kasusnya dianggap sebagai insiden teroris sampai polisi tahu lebih lanjut,” kata polisi dalam sebuah pernyataan

Beberapa ambulans terlihat dikerahkan ke Manchester Arena dan polisi menambahkan dalam sebuah pernyataan bahwa orang-orang harus menghindari area tersebut.

Jatuhnya korban jiwa tersebut dilanjutkan dengan rekaman televisi yang menunjukkan orang-orang meninggalkan arena, yang menggelar konser penyanyi Amerika Ariana Grande, dalam keadaan waspada.

Laporan pertama yang belum dikonfirmasi mengatakan bahwa ledakan tersebut terjadi segera setelah pukul 21.45 GMT.

Suzy Mitchell, yang apartemennya berlawanan dengan tempat itu mengatakan: "Saya baru saja mendengar suara ledakan keras dari tempat tidur, dari depan apartemen saya dan semua orang melarikan diri."

Beberapa media melaporkan bahwa dua ledakan terjadi di arena yang berkapasitas 21.000 kursi tersebut.

Sementara itu Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London menyampaikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa ledakan bom bunuh diri di akhir konser penyanyi Amerika Serikat (AS) Ariana Grande di Manchester, Inggris.

"Hingga saat ini belum terdapat informasi mengenai adanya WNI yang menjadi korban dalam ledakan di Manchester," kata keterangan pers KBRI London yang diumumkan pada akun Twitter resmi Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Selasa.

Pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita dan simpati mendalam kepada korban dan keluarga korban atas peristiwa ledakan di Manchester, Inggris.

Selanjutnya, KBRI London terus mengikuti perkembangan dan melakukan koordinasi dengan otoritas keamanan setempat di Inggris. Untuk informasi lebih lanjut, KBRI London menyediakan nomor "hotline" yang dapat dihubungi, yaitu +447881221235.

Selain itu, Kepolisian Manchester menyediakan nomor telepon darurat +44(0)1618569400 menyusul ledakan bom itu yang terjadi di Manchester Arena pukul 10.35 malam pada 22 Mei 2017 waktu setempat. (afp/ant)

Penulis : M. Anis


Bagikan artikel ini