Surya Adil Sutrisno ketika menghitung uang tabungannya untuk berangkat umroh. (Foto: Istimewa)

Bocah SD Ini Bayar Biaya Umroh Dengan 3 Kaleng Celengan

Surabaya 20 September 2019 09:56 WIB

Surya Adil Sutrisno (Aria), 8 tahun, memilih menabung uang saku sekolahnya daripada untuk jajan. Tiga kaleng penuh uang-pun dia kumpulkan selama dua tahun menabung.

Lantas untuk apa uang sebanyak itu? Aria ternyata memimpikan berangkat ke tanah suci. Cerita Makkah dan Madinah ketika orangtuanya berhaji beberapa tahun lalu telah melipatgandakan niatnya ke tanah suci. Untuk mewujudkannya, siswa kelas dua MIN 1 Medokan Ayu Surabaya (setingkat SD) ini lantas minta dibelikan kaleng celengan. Aria mulai rajin menabung.

Orangtua Aria, Sutrisno, 41 tahun dan Ummi, 39 tahun lantas mengajaknya ke Pameran Haji Umroh yang digelar majalahnurani.com di Royal Plaza Surabaya.

Mereka lantas tertarik mampir ke stand Mina Wisata Tour Travel untuk mendaftar. Tiga kaleng celengan itupun dibuka dengan disaksikan karyawan Mina wisata. Total uang yang ditabung terkumpul Rp13.661.900. Uang itu rata-rata terdiri dari uang pecahan Rp20 ribuan, Rp10 ribuan, bahkan ada uang logam recehan pecahan Rp100. 

"Saya pingin ke sana," kata Aria sambil menunjuk ke video perjalanan umroh jamaah Mina Wisata yang diputar di boothnya.

Aria rela tidak jajan di sekolah dan memilih uang sakunya itu dimasukkan ke kaleng celengan. Sang ayah memberikan uang saku Rp20 ribu untuk jatah 4 hari. Artinya, sehari Aria diberi uang saku Rp5 ribu. Selain dari uang saku, uang pemberian nenek dan kerabat lainnya juga "wajib" ia masukkan celengan.

“Aku tidak mau beli mainan, penginnya umroh, nanti kurangnya biar dibayarin ibu,” ujarnya.

Menurut Ummi, keinginan putra keduanya ke tanah suci begitu besar. Bahkan di rumahnya masih ada celengan yang belum penuh, terbuat dari botol bekas minuman mineral.

“Saya bilang ke dia, kalau kamu pengin ke tanah suci, maka harus menabung dan tidak sering beli mainan atau jajan, rupanya itu dilakukan oleh anak saya, " kata Ummi membanggakan anaknya.

Sementara sang ayah, Sutrisno, awalnya tidak menyangka Aris bisa rajin menabung dari uang jajan. Sebagai otangtua, dirinya hanya mensupport niat baik putranya itu.

Bersama Mina wisata, Aria dan keluarganya akan berrangkat umroh di awal tahun 2020.

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 May 2020 20:52 WIB

Arab Saudi Diperlonggar, Tapi Haji dan Umroh Belum Ditentukan

Internasional

Mulai 21 Juni Arab Saudi cabut jam malam di beberapa kota, kecuali Mekah.

25 May 2020 20:35 WIB

Mendamaikan Hisab dan Rukyat, Ini Ulasan Pakar Ushul Fikih

Khazanah

KH Afifuddin Muhajir, Guru Besar Usul Fikih di Ma'had Aly Situbondo.

23 May 2020 21:23 WIB

Hidup Nelongso Menjalani Karantina di Asrama Haji Sukolilo

Feature

Menjalani karantina kondisinya malah semakin parah.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.