BNPB Lepas Tim Ekspedisi Destana di Banyuwangi

12 Jul 2019 02:31 Bencana

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo mengajak masyarakat di Jawa Timur khususnya wilayah pesisir selatan untuk selalu siaga dalam menghadapi bencana alam. Hal tersebut disampaikan usai bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Malam ini mohon izin kepada ibu gubernur, karena besok rombongan kami akan melakukan serangkaian kegiatan di daerah Banyuwangi," ujar Doni di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, 11 Juli 2019 malam.

Doni menjelaskan salah satu aktivitas yang akan dilakukan BNPB di Banyuwangi ialah melepas tim Ekspedisi Destana (Desa Tangguh Bencana). Menurutnya Banyuwangi dipilih oleh BNPB karena pada tahun 1994, wilayah yang berada di ujung timur pulau Jawa ini pernah mengalami bencana gempa bumi dan tsunami.

"Kita start dari Banyuwangi, karena pada tahun 1994 pernah terjadi gempa dan tsunami yang mengakibatkan kurang lebih 250 orang meninggal. BNPB ingin mengingatkan kepada masyarakat supaya tidak lupa akan kejadian tersebut," katanya.

Doni menilai peristiwa gempa dan tsunami berpotensi terjadi kembali. Namun demikian, BNPB belum bisa memprediksi kapan akan terjadi lagi, karena BNPB tidak memiliki alat canggih untuk mendeteksi tersebut.

"Kemungkinan bisa saja berulang, karena ini peristiwa alam dan ada siklusnya, ada ulang tahunnya, tetapi kita tidak tahu kapan karena kita tidak memiliki teknologi yang canggih untuk mengetahuinya," katanya.

Perwira tinggi TNI-AD ini menyebut selain wilayah Banyuwangi, wilayah bagian selatan dari pantai pulau Jawa akan menjadi prioritas utama BNPB agar selalu waspada saat menghadapi bencana alam seperti wilayah Pangandaran hingga Banten.

Destana sendiri merupakan tim yang akan terjun ke masyarakat sekitar wilayah pesisir pantai selatan untuk memberi edukasi kepada masyarakat mengenai kewaspadaan terhadap bencana alam. Selain memberi edukasi, nantinya pihak BNPB akan menanam pohon berukuran besar untuk dijadikan masyarakat sebagai tempat berlindung saat bencana terjadi. (faq)

Penulis : Faiq Azmi
Editor : Witanto


Bagikan artikel ini